Dubes RI Promosikan Indonesia di Hadapan Ratusan Akademisi di Panama

Kompas.com - 17/05/2019, 13:00 WIB
Ratusan akademisi dari negara seperti Panama hingga Kosta Rika serius menyimak pemaparan Duta Besar RI untuk Panama Budhy Santoso dalam konferensi di Universidad del Panama kantor regional Bocas del Toro pada Senin (13/5/2019).KBRI Panama Ratusan akademisi dari negara seperti Panama hingga Kosta Rika serius menyimak pemaparan Duta Besar RI untuk Panama Budhy Santoso dalam konferensi di Universidad del Panama kantor regional Bocas del Toro pada Senin (13/5/2019).

CHANGUINOLA, KOMPAS.com - "Tak kenal maka tak sayang". Peribahasa itu disampaikan Duta Besar RI untuk Panama, Marsekal Madya TNI (Purn) Budhy Santoso.

Budhy menyampaikannya sebagai pembuka dalam memperkenalkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dunia dengan ribuan dan beragam suku dan budaya di dalamnya.

Pernyataan itu dia ucapkan di hadapan ratusan akademisi baik dari Panama, Kosta Rika, Kolombia, Kuba, Meksiko, Spanyol, dan Venezuela di Changuinola, Provinsi Bocas del Toro, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Penghitungan di Panama, Jokowi-Maruf Amin Dapat 69 dari 96 Suara


Saat itu, Budhy menjadi tamu kehormatan dalam IV Congreso Cientifico Internacional Multidisciplinariedad yang diselenggarakan oleh Universidad de Panama.

Budhy mengatakan secara geografi, Panama berada dalam posisi yang menguntungkan karena menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik, maupun Amerika Utara dan Selatan.

Dia kemudian menghubungkannya dengan menjelaskan Indonesia juga sama seperti Panama. Berada di posisi silang strategis antara Samudera Pasifik dan Hindia serta Australia dan Asia.

"Dengan peranan Kanal yang sangat penting, moto Panama Pro Mundo Beneficio (Bermanfaat bagi Dunia) sangatlah tepat. Kiranya moto itu juga berlaku bagi Indonesia," papar Budhy.

Dubes RI yang juga merangkap di Kosta Rika, Honduras, dan Nikaragua itu juga berbicara mengenai pembangunan manusia Indonesia yang dikemal dengan judul Indonesian Character Building.

Dubes Budhy menitikberatkan presentasinya itu pada empat pilar kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kedatangan Budhy bersama pejabat KBRI Panama City lainnya dalam konferensi bertema pembangunan SDM dan pembangunan nasional itu tak hanya mempromosikan Indonesia.

Namun juga bertemu dengan Universidad de Panama kantor regional Bocas del Toro untuk mempererat kerja sama di berbagai bidang. Salah satunya produk bambu.

Berawal dari kunjungan ke Changuinola pada 2018, Budhy melihat banyaknya tanaman bambu yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat sekitar.

Baca juga: Dubes RI Sebut Pemilu di Inggris dan Irlandia Berjalan Tertib

Dalam pertemuan dengan Direktur Universidad del Panama regional Bocas del Toro Rolando Mora, Budhy mengusulkan pelatihan pemberdayaan bambu bagi warga Changuinola.

Usulan tersebut langsung mendapat sambutan positif dari Mora yang juga dikenal aktif melakukan kegiatan sosial bersama masyarakat sekitar.

Selanjutnya KBRI Panama City bersama salah satu institusi budaya di Indonesia bakal memberi pelatihan bagi warga Changuinola pada Juli mendatang.

Bertempat di kantor Universidad del Panama cabang Bocas del Toro, pelatihan itu bakal memberi nilai ekonomis bagi bambu yang banyak ditemukan di sana.

Rencanya juga bakal diperkenalkan sejumlah budaya Indonesia yang berkaitan dengan bambu. Seperti alat musik bambu, hingga masakan yang menggunakan bahan bambu.

Baca juga: Mahendra Siregar Ditunjuk Jadi Dubes RI Ke-19 untuk AS

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X