Kompas.com - 17/05/2019, 07:29 WIB

Saudi dan sekutu-sekutunya campur tangan di negara paling miskin di dunia Arab itu pada 2015 untuk mendukung pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Baca juga: Saudi: Serangan Drone dan Kapal Ingin Ganggu Pasokan Minyak Dunia

Pasukan yang didukung koalisi telah merebut kembali sebagian besar wilayah selatan, tapi ibu kota dan dataran tinggi tengah yang padat tetap dikuasai pemberontak.

Lebih dari empat tahun konflik tersebut telah memicu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, seperti apa yang telah dilukiskan oleh PBB.

Lebih dari 24 juta orang atau sekitar dua pertiga populasi membutuhkan bantuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.