Tunangan Khashoggi: Dunia Masih Belum Melakukan Apa-apa

Kompas.com - 17/05/2019, 06:34 WIB
Hatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018). AFP/OZAN KOSEHatice (36), tunangan jurnalis ternama Arab Saudi Jamal Khashoggi yang hilang sejak Selasa (2/10/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, muncul pada Kamis (16/5/2019) untuk menyatakan tidak ada yang menghadapi konsekuensi serius atas pembunuhan jurnalis itu hingga kini.

Seperti diketahui, Khashoggi dibunuh di konsulat Arab Saudi di Turki pada tahun lalu.

"Saya tidak bisa paham, dunia masih belum melakukan apa pun tentang kasus ini," katanya kepada subkomite Luar Negeri DPR AS, seperti diwartkan Reuters.

Baca juga: Keluarga Khashoggi Bantah Deal Kompensasi dengan Arab Saudi

Kesaksian emosionalnya dilontarkan pada audiensi tentang kebebasan pers internasional dan bahaya tentang peliputan hak asasi manusia.

Cengiz merupakan orang terakhir yang melihat Khashoggi sebelum masuk ke konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

Khashoggi saat itu ingin mendapatkan dokumen untuk rencana pernikahan mereka yang akan digelar. Namun sejak itulah, dia tidak pernah keluar dari gedung tersebut.

Jurnalis tersebut diketahui sebagai orang dalam kerajaan yang menjadi kritikus Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dia dibunuh dan dimutilasi di dalam konsulat oleh tim operasi Saudi. Kasusnya membuat dunia gempar.

"Kami masih tidak tahu mengapa dia dibunuh. Kami tidak tahu di mana jenazahnya berada," kata Cengiz.

Dia menyerukan sanksi untuk menghukum Arab Saudi. Dia meminta AS untuk mendorong kebebasan tahanan politik yang ditahan di kerajaan Saudi.

Pihak berwenang AS telah menyimpulkan tanggung jawab atas kematian Khashoggi berada ke tingkat tertinggi pemerintah Saudi. Namun, Saudi membantah putra mahkota terlibat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Mahathir Bakal Putuskan Sendiri Kapan Dia Akan Mundur

Internasional
Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Anak Monyet Ini Berusaha Bangunkan Sang Induk yang Mati Tersetrum

Internasional
Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Pernyataan Muhadjir Effendy Ini Jadi Sorotan Media Internasional Karena Dianggap Menghebohkan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X