"Tank Terbang" hingga Sukhoi Canggih, Ini 5 Pesawat Tempur Uni Soviet Pencetak Rekor

Kompas.com - 17/05/2019, 03:23 WIB
Pesawat tempur Sukhoi Su-25 milik Rusia lepas landasr dari pangkalan militer Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah.Vadim Grishankin / Kementerian Pertahanan Rusia / AFP Pesawat tempur Sukhoi Su-25 milik Rusia lepas landasr dari pangkalan militer Hmeimim di provinsi Latakia, Suriah.

KOMPAS.com - Pada masa jayanya, Uni Soviet (kini Rusia) dikenal sebagai salah satu negara dengan militer yang dilengkapi industri persenjataannya.

Saat Perang Dunia II misalnya, Uni Soviet memang tak dikenal sebagai penghasil alat militer canggih, namun efektif. Sejumlah senjata dapat diproduksi Uni Soviet dalam jumlah banyak, cepat, dan biaya yang terbilang murah.

Hal ini membuat Uni Soviet dapat mengimbangi persenjataan canggih Nazi Jerman. Bahkan, militer Uni Soviet mampu memukul mundur tentara Nazi hingga kembali ke Berlin, Jerman.

Namun, setelah era Perang Dunia II berakhir, Uni Soviet mengembangkan persenjataan canggihnya. Tentu saja ini dilakukan agar dapat bersaing dengan Amerika Serikat sebagai negara adikuasa.


Salah satu andalan Uni Soviet saat itu adalah pengembangan pesawat tempur berteknologi mutakhir. Berikut lima di antaranya:

1. Ilyushin II-2 (durasi beroperasi)

Ilyushin II-2Smithsonian Ilyushin II-2
Pesawat tempur Ilyushin II-2 memiliki masa dinas militer yang lebih lama daripada pesawat militer mana pun yang diproduksi di dunia. Pesawat ini dirancang pada 1930-an dan melayani hingga Perang Dunia II.

Pada Perang Dunia II, sekitar 36.000 pesawat diproduksi dan bertujuan untuk membantu peperangan. Fasilitas utama dari pesawat ini adalah pelat lapis bajanya.

Ketika itu lapis baja yang berat akan meningkatkan massa pesawat. Karena itu, desainer pesawat Sergei Ilyushin mengusulkan untuk menjadikan lapis besi sebagai elemen penahan beban badan pesawat. Pelat lapis baja memberikan perlindungan yang cukup dari tembakan darat

Pilot-pilot Soviet menjuluki Il-2 dengan sebutan "tank terbang”. Sementara, Jerman menyebutnya "bomber beton" dan "si maut hitam".

Ketika masa perang, pesawat ini adalah pesaing dari Ju-87 buatan Jerman, yang ternyata hanya menggunakan lapis baja tipis.

Baca juga: 7 Pesawat Jet Militer Tercepat Sepanjang Sejarah...

2. MiG-15 (jumlah produksi) 

MIG-15Millitary Machine MIG-15

Jet tempur ini dirancang oleh Artem Mikoyan and Mikhail Gurevich (MiG) pada akhir 1940-an. MiG-15 adalah jet tempur paling banyak yang pernah diproduksi (lebih dari 16.000 unit) dan dijual ke 40 negara dunia.

Puncak dari dominasi pesawat ini adalah ketika Perang Korea. Saat itu MiG-15 berhasil mengalahkan banyak jet tempur Barat dan sekaligus membuktikan efisiensi teknologi Uni Soviet.

Pesawat ini tak hanya diproduksi dalam jumlah besar, tetapi juga cepat karena bisa terbang dengan kecepatan maksimal 1.076 kilometer per jam. Konon, hanya F-86 Sabre buatan Amerika yang mampu mengimbangi MiG-15.

Pesawat ini bisa dikendalikan satu hingga dua kru. MiG-15 berdimensi panjang 10,1 meter dan lebar sayap 10 meter.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X