Dua Dokter Asal Kuba Diculik di Kenya, Penculik Minta Tebusan Rp 21 Miliar

Kompas.com - 16/05/2019, 18:43 WIB
Ilustrasi.IST Ilustrasi.

NAIROBI, KOMPAS.com - Dua orang dokter asal Kuba dilaporkan diculik oleh sekelompok pria bersenjata saat berada di Kenya.

Para penculik yang diduga adalah anggota kelompok militan Al-Shabaab meminta uang tebusan sebesar 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 21,6 miliar.

Dilansir AFP, kedua dokter itu, yakni seorang dokter umum dan seorang dokter bedah, diculik saat dalam perjalanan bekerja pada 12 April lalu di Mandera, dekat perbatasan dengan Somalia.

Para penculik yang datang dengan membawa senjata api menembak mati satu dari dua petugas polisi yang mengawal para dokter itu.


Para penculik kemudian membawa kedua tawanannya pergi ke arah Somalia.

Baca juga: Polisi Gadungan China Minta Pelajar di Singapura Pura-pura Diculik

Terkait kasus ini, pemerintah Kenya telah bekerja sama dengan pemerintah Somalia untuk menemukan kedua dokter, yang diidentitasnya belum dipublikasikan.

Menurut seorang pejabat tinggi Kenya di Mandera, para penculik telah mengajukan permintaan uang tebusan untuk nyawa kedua dokter tersebut.

"Jumlah tebusan yang diminta sebesar 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 21,6 miliar). Itu yang mereka inginkan," kata pejabat yang berbicara dengan syarat anonimitas itu, dikutip AFP, Kamis (16/5/2019).

Seorang perwira polisi senior mengatakan kepada AFP bahwa permintaan tebusan telah disampaikan, namun menolak memberi penjelasan lebih lanjut.

Sementara menurut juru bicara kepolisian Kenya, Charles Owino, pihaknya tidak memiliki informasi terkait permintaan tebusan tersebut.

Sejumlah sumber mengatakan jika kedua dokter yang diculik diyakini menyediakan layanan medis di Somalia.

Kedua dokter itu merupakan bagian dari kelompok 100 orang Kuba yang menuju Kenya pada tahun lalu untuk meningkatkan layanan kesehatan di negara itu.

Sumber kepolisian Kenya mengatakan, kasus penculikan tersebut memiliki ciri khas kelompok militan Al-Shabaab, yang melancarkan pemberontakan terhadap pemerintah Somalia selama lebih dari satu dekade.

Baca juga: Diculik Boko Haram 5 Tahun Lalu, 112 Gadis Chibok Masih Belum Kembali

November lalu, sebuah kelompok bersenjata telah menangkap seorang relawan asal Italia, Silvia Romano (23), di kota Chakama, Kenya tenggara. Keberadaan Romano tidak diketahui hingga kini.

Polisi pada saat itu telah memperingatkan adanya dugaan keterlibatan kelompok Al-Shabaab, yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, dalam penculikan itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X