Rezim Maduro dan Oposisi Venezuela Disebut Gelar Perundingan Damai di Norwegia

Kompas.com - 16/05/2019, 15:16 WIB
Anggota dari Garda Nasional Bolivarian yang memilih mendukung oposisi Venezuela pimpinan Juan Guaido membalas tembakan pasukan loyalis Presiden Nicolas Maduro dalam ketegangan yang terjadi  di Caracas, Selasa (30/4/2019). AFP/FEDERICO PARRAAnggota dari Garda Nasional Bolivarian yang memilih mendukung oposisi Venezuela pimpinan Juan Guaido membalas tembakan pasukan loyalis Presiden Nicolas Maduro dalam ketegangan yang terjadi di Caracas, Selasa (30/4/2019).

OSLO, KOMPAS.com - Perwakilan dari rezim pemerintah dan pihak oposisi Venezuela dilaporkan tengah menggelar perundingan damai di ibu kota Norwegia, Oslo, pada pekan ini.

Venezuela berada dalam krisis sejak pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Januari lalu sebagai bentuk tantangan terhadap Presiden Nicolas Maduro.

Jaringan televisi dan radio NRK yang mengutip pejabat anonim melaporkan, ini menjadi pertemuan kedua antara perwakilan rezim Maduro dengan Guaido di Oslo.

Baca juga: AS Tangguhkan Semua Penerbangan Komersial ke Venezuela


Dikutip AFP Kamis (16/5/2019), pertemuan itu terjadi di sebuah lokasi yang dirahasiakan dan berlangsung selama "beberapa hari" dengan hasil akhir diketahui hari ini.

NRK membeberkan, rezim Maduro diwakili oleh Menteri Komunikasi Venezuela Jorge Rodriguez dan Gubernur Provinsi Miranda, hector Rodriguez.

Sementara perwakilan dari oposisi adalah mantan menteri Fernando Martinez Mottola, Gerardo Blyde, serta Wakil Presiden Dewan Nasional Stalin Gonzalez.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Norwegia Ane Haavardsdatter Lunde tidak memberikan respon yang jelas atas laporan pertemuan dua kubu di Venezuela itu.

"Kami tidak bisa membenarkan maupun membantah keterlibatan Norwegia dalam proses perundingan damai atau inisiatif dialog yang lain," demikian keterangan Lunde.

Dari ibu kota Caracas, Maduro menyatakan Jorge Rodriguez tengah berada dalam "misi penting di luar negeri". Selain Norwegia, perundingan dilaporkan juga terjadi di Kuba.

Guaido berkonflik dengan Maduro yang berkuasa menggantikan mendiang Hugo Chavez pada 2013 buntut dari krisis ekonomi dan kelangkaan bahan-bahan pokok.

Maduro terpilih kembali kembali untuk periode pada Mei 2018 dalam pemilihan yang diboikot oleh pihak oposisi serta dikecam banyak negara di dunia.

Sejak mendeklarasikan diri pada 23 Januari lalu, Guaido sudah memperoleh dukungan dari sekitar 50 negara dunia. Termasuk di antaranya Amerika Serikat (AS).

Pada akhir Januari, Menteri Luar Negeri Norwegia Ine Eriksen Soreido mengatakan negaranya siap untuk berkontribusi maksimal jika kedua kubu menginginkannya.

Meski menawarkan menjadi mediator dua kubu yang bertikai, Norwegia juga mendesak agar kembali diadakan pemilihan di negara kawasan Amerika Latin tersebut.

Baca juga: Meski Akui Maduro, Meksiko Tetap Beri Perlindungan pada Oposisi Venezuela

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X