AS Tangguhkan Semua Penerbangan Komersial ke Venezuela

Kompas.com - 16/05/2019, 07:45 WIB
Pesawat American Airlines di landasan pacu bandara. AFP / SAUL LOEBPesawat American Airlines di landasan pacu bandara.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS pada Rabu (15/5/2019) mengumumkan semua penerbangan sipil dan kargo komersial ke Venezuela ditangguhkan.

Diwartakan CNN, Menteri Luar Negeri AS MIke Pompe menyetujui penangguhan tersebut dan Menteri Transportasi AS Elaine Chao telah menerapkannya.

"Keputusan ini berdasarkan ketidakstabilan politik yang sedang berlangsung dan meningkatnya ketegangan di Venezula," demikian pernyataan Kementerian Dalam Negeri AS.

Baca juga: Meski Akui Maduro, Meksiko Tetap Beri Perlindungan pada Oposisi Venezuela

Selain itu, kementerian juga menyinggung soal risiko terkait dengan operasional penerbangan akibat dari krisis politik Venezuela.

Pemerintah khawatir akan keselamatan penumpang, awak, dan pesawat.

"Pada 15 Mei, pemerintah AS mengumumkan penangguhan penerbangan nonstop antara AS dan Venezuela, agar segera berlaku, karena masalah keamanan," ujar seorang pejabat Kemenlu AS.

"Sebagai akibat dari ketidakmampuan rezim Maduro untuk memerintah dan justru melanggengkan pelanggaran hukum, sehingga tidak mungkin lagi Venezuela memenuhi standar keamanan dasar," imbuhnya.

Semua penerbangan sipil komersial dari AS ke Venezuela juga telah ditangguhkan oleh masing-masing maskapai,

American Airlines mengakhiri penerbangan rute Miami-Caracas pada Maret lalu.

Kemenlu AS menyarankan warganya yang berada di Venezuela untuk meninggalkan negara itu melalui cara apa pun yang tersedia.

Kantor berita AFP melaporkan, Kemenlu AS juga mendesak warganya tidak melakukan perjalanan ke Venezuela.

Baca juga: Amnesti Internasional Sebut Pemerintah Venezuela Lakukan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Untuk sementara waktu, "Negeri Paman Sam" juga menangguhkan operasional Kedutaan Besar AS di Venezuela dan menarik personel diplomatiknya.

Pada awal bulan ini, regulator penerbangan sipil AS atau FAA melarang sebagian besar pesawat dan pilot bersertifikasi AS terbang dengan ketinggian kurang dari 26.000 kaki di atas wilayah Venezuela.



Sumber CNN,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X