Warga Pulau di Mozambik Sambut Ramadhan dengan Kehancuran Akibat Badai

Kompas.com - 16/05/2019, 03:27 WIB
Pria di Pulau Ibo, Mozambik, berbagi sebotol air untuk berbuka puasa sebelum sholat magrib pada bulan suci Ramadhan, Senin (13/5/2019). (AFP/Bibi Zinyange) Pria di Pulau Ibo, Mozambik, berbagi sebotol air untuk berbuka puasa sebelum sholat magrib pada bulan suci Ramadhan, Senin (13/5/2019). (AFP/Bibi Zinyange)

IBO, KOMPAS.com - Umat Islam di Mozambik melalui bulan suci Ramadhan dengan badai yang menyebabkan sebagian besar masjid hancur dan persediaan makanan sangat terbatas.

Pulau di kepulauan Quirimbas, lepas pantai timur laut Moazambik, menjadi wilayah paling parah terkena badai.

Melansir kantor berita AFP, Rabu (15/5/2019), topan Kenneth melanda wilayah tersebut pada bulan lalu dengan membawa angin berkecepatan lebih dari 200 km/jam.

Baca juga: Lolos dari Topan, Warga Mozambik Kini Diterjang Longsor Sampah


Penduduk pulau yang mayoritas bergama Islam dibiarkan tanpa perlindungan, dengan sedikit tempat beribadah. Diperkirakan 90 persen bangunan di wilayah itu rusak.

Salah satu dari beberapa masjid yang masih berdiri, setengah atapnya hancur tertiup angin dan sajadah juga rusak akibat banjir.

Jemaah berkumpul di bagian masjid yang tak terdampak bencana. Sementara para perempuan memilih bertahan di bawah terik matahari untuk berdoa di luar masjid.

"Sangat sedikit orang yang datang untuk sholat karena masjid hancur," kata Kepala Desa Guludo, Muzasufar Abakari.

Warga mencari makanan untuk berbuka puasa dan bertahan hidup dengan biskuit berenergi tinggi yang dibagikan oleh lembaga bantuan.

"Sebagai umat Islam, kami merayakan Ramadhan tetapi tidak ada makanan untuk dimakan," kata Abakari.

"Pada hari Jumat, tidak ada seorang pun karena tembok masjid tidak ada," ujarnya.

Topan itu menewaskan sedikitnya 41 orang di seluruh Mozambik utara dan membuat ribuan orang telantar.

Beberapa orang di Ibo memilih untuk tidur di masjid yang rusak.

"Orang-orang tidur di sini karena rumah mereka hancur," tutur Imam Saidi Cassabo dari desa Kumwamba.

Baca juga: Rumahnya Diterjang Banjir, Perempuan Mozambik Melahirkan di Pohon Mangga

"Tanpa membawa apa-apa, dari pakaian sampai makanan. Semoha doa kami dijawab dan kami akan menerima bantuan," imbuhnya.

Sebelum badai menerjang, pulau Ibo merupakan tujuan wisata populer hingga berjuluk surga pantai emas. Banyak terumbu karang yang masih alami dan tanaman hijau subur.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X