Meski Akui Maduro, Meksiko Tetap Beri Perlindungan pada Oposisi Venezuela

Kompas.com - 15/05/2019, 23:48 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) berbaris bersama militer didampingi Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (kiri) dalam parade di Caracas Kamis (2/5/2019). AFP/Presidency/HO/JHONN ZERPAPresiden Venezuela Nicolas Maduro (tengah) berbaris bersama militer didampingi Menteri Pertahanan Vladimir Padrino (kiri) dalam parade di Caracas Kamis (2/5/2019).

CARACAS, KOMPAS.com - Pemerintah Meksiko, pada Selasa (14/5/2019), mengatakan bahwa kedutaan besarnya di Venezuela telah menerima seorang anggota parlemen oposisi dan memberinya perlindungan dan keselamatan.

Kedutaan besar Meksiko di Caracas telah menerima anggota parlemen oposisi Venezuela, Franco Manuel Casell, meski negara itu tidak mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido dan tetap mengakui Presiden Nicolas Maduro.

"Sejalan dengan tradisi diplomatiknya, Pemerintah Meksiko menerima wakil pemimpin Majelis Nasional Venezuela, Franco Manuel Casella di kediaman diplomatiknya di Caracas untuk memberinya perlindungan dan keselamatan," kata Kementerian Luar Negeri Meksiko dalam pernyataannya.

"Meksiko menegaskan kembali komitmennya untuk menghormati, melindungi, dan mempromosikan hak asasi manusia semua orang, terlepas dari kedekatan politik mereka," lanjut pernyataan kementerian, dikutip AFP.

Baca juga: Amnesti Internasional Sebut Pemerintah Venezuela Lakukan Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Melalui pernyataannya, Pemerintah Meksiko juga ingin menegaskan kembali posisinya yang tidak mengintervensi dalam konflik di Venezuela, seperti yang disampaikan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, sejak dia mulai menjabat pada 1 Desember tahun lalu.

"Pemerintah menegaskan kembali posisi non-intervensi, keterbukaan untuk dialog, dan komitmen tegasnya untuk berkolaborasi dalam menemukan solusi damai dan perdamaian lewat jalan dialog," bunyi pernyataan tersebut.

Berbeda dengan negara-negara Amerika Latin besar lainnya, seperti Argentina, Brasil, dan Kolombia, Meksiko tetap mengakui pemerintahan Maduro.

Meski demikian, pemerintah Meksiko juga mengaku prihatin dengan penangkapan wakil Majelis Nasional Venezuela Edgar Zambrano pekan lalu, karena dianggap terlibat dalam pemberontakan militer yang gagal bulan lalu.

Majelis Konstituen Venezuela yang pro-pemerintah, telah melucuti sebanyak 14 anggota parlemen oposisi dari kekebalan parlemen mereka karena partisipasi mereka dalam pemberontakan.

Tiga anggota parlemen yang kehilangan kekebalan mereka dilaporkan telah berlindung di kantor-kantor diplomatik negara asing lainnya di Caracas. Sementara yang lainnya melarikan diri ke Kolombia untuk menghindari penangkapan.

Baca juga: Terancam Ditangkap, Anggota Parlemen Oposisi Venezuela Berlindung di Kedubes Asing

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X