Polisi Irak Tangkapi Warga yang Pakai Celana Pendek

Kompas.com - 15/05/2019, 18:33 WIB
Pria bercelana pendek di Irak.Gulf News Pria bercelana pendek di Irak.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Bagi penggemar celana pendek atau celana Bermuda, mereka tak bisa mengenakannya di kota Kirkuk, Irak.

Sebab, kepolisian Irak di kota itu menangkapi semua orang yang mengenakan celana pendek atau celana jins sobek.

"Keputusan untuk melarang celana pendek dan jins sobek datang dari pusat operasi kepolisian Kirkuk," kata juru bicara kepolisian Kirkuk, Kolonel Afrastyaw Kamel kepada Kurdistan 24.

Baca juga: AS Perintahkan Staf Diplomatnya di Baghdad dan Ardil Tinggalkan Irak


Dia menambahkan, keputusan itu kemudian dikirimkan ke semua kantor polisi untuk menangkap siapa saja yang mengenakan celana pendek atau jins sobek.

Tak hanya larangan celana pendek, kepolisian juga melarang penggunaan sepeda motor selama bulan Ramadhan.

Berbagai larangan ini menjadi bahan olok-olok warga kota lewat media sosial.

Seorang netizen mengenakan celana pendek jins di balik kandoura, pakaian panjang tradisional Irak, sambil berkomentar "Pria Kirkuk setelah celana pendek dilarang".

Netizen lainnya mengunggah foto razia celana pendek di jalanan kota.

Situs berita Kursdistan 24 mengabarkan, sudah 20 orang ditahan karena mengenakan celana pendek sejak awal bulan Ramadhan.

Kirkuk terletak 238 kilometer di sebelah utara Baghdad terletak antara ibu kota Irak itu dan Erbil, ibu kota Kurdistan.

Dengan populasi yang beragam, didominasi etnis Kurdi dan Arab, Kirkuk adalah salah satu kota kuno di Irak dan sudah menjadi kota multibahasa selama berabad-abad.

Baca juga: Lebih dari 500 Anggota Asing ISIS Telah Diadili dan Dihukum di Irak

 



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X