Ludahi Dubes Polandia, Pria Israel Berusia 65 Tahun Ditahan

Kompas.com - 15/05/2019, 17:26 WIB
Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

WARSAWA, KOMPAS.com - Seorang pria Israel berusia 65 tahun ditahan karena dituduh meludahi duta besar Polandia. Demikian dijelaskan kepolisian Polandia, Rabu (15/5/2019).

Duta besar Israel untuk Polandia Anna Azari dipanggil Kemenlu Polandia di Warsawa terkait insiden tersebut.

Duta besar Polandia untuk Israel Marek Magierowski sedang duduk di mobilnya pada Selasa (14/5/2019) ketika seorang pria mendekati dan memulai pertengkaran.

Baca juga: Jelang Masa Jabatan Berakhir, Dubes Inggris Puji Pemilu 2019 hingga MRT


"Polisi sudah menangkap pria berusia 65 tahun asal kota Herzliya, sebelah utara Tel Aviv," kata juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld.

Rosenfeld menambahkan, pria itu kini berada di tahanan polisi dan akan dihadirkan di pengadilan Tel Aviv.

Insiden ini terjadi sehari setelah Polandia membatalkan kunjungan para pejabat Israel ke negara tersebut.

Pembatalan itu dilakukan terkait niat mereka untuk memunculkan isu pemulihan properti warga Yahudi yang disita di masa Holocaust.

Perdana menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengecam insiden di Israel itu dan menyebutnya sebagai serangan rasialisme.

"Kekerasan terhadap para diplomat atau warga negara lainnya seharusnya tidak ditoleransi," kata Morawiecki.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon menyatakan simpatinya kepada dubes Polandia.

"Kami amat terkejut dengan insiden serangan itu," kata Nahshon.

Menurut harian Yediot Aharonot, Magierowski juga dihujani hinaan dalam bahasa Ibrani.
Namun, dia tak memahami bahasa Ibrani selain kata "Polandia" yang ditujukan kepadanya.

Beberapa waktu belakangan, keprihatinan terkait sikap anti-Semitisme yang melibatkan Polandia mulai muncul.

Tahun lalu, Warsawa mengesahkan undang-undang yang membuat semua tindakan yang menuduh Polandia membantu kejahatan perang Nazi sebagai tindakan kriminal.

Baca juga: Mahendra Siregar Ditunjuk Jadi Dubes RI Ke-19 untuk AS

Langkah itu memicu kemarahan di Israel yang melihat undang-undang tersebut sebagai upaya untuk melarang kesaksian terkait kejahatan perang Polandia terhadap bangsa Yahudi.

Sebagai respon, Warsawa mengamandemen undang-undang itu dengan menghilangkan ancaman hukuman denda dan penjara bagi pelanggar.




Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X