Penumpang Akan Melahirkan, Pesawat Philippine Airlines Mendarat Darurat di India

Kompas.com - 15/05/2019, 15:56 WIB
Pesawat Philippine Airlines.SHUTTERSTOCK Pesawat Philippine Airlines.

HYDERABAD, KOMPAS.com - Sebuah pesawat Philippine Airlines yang berangkat dari Riyadh dengan tujuan Manila harus mendarat darurat di India setelah salah seorang penumpangnya akan melahirkan.

Dilansir The Hindu, perempuan penumpang itu tengah mengandung 35 minggu dan baru dijadwalkan untuk melahirkan tiga pekan mendatang. Namun tak lama setelah pesawat lepas landas, dia mengalami nyeri persalinan dan akan melahirkan.

Pilot Philippine Airlines pun memutuskan untuk mengalihkan penerbangan menuju bandara internasional Rajiv Ghandi di Hyderabad, saat pesawat terbang di atas wilayah udara India.

Setelah pesawat mendarat di bandara Hyderabad, tim dokter yang telah menanti segera masuk ke pesawat dan memulai proses kelahiran di ruang kosong di belakang barusan kursi penumpang.


Baca juga: Meghan Markle dan Tradisi Melahirkan di Rumah Keluarga Kerajaan

Proses kelahiran berlangsung secara normal dan seorang bayi perempuan pun lahir di dalam pesawat pada dini hari tanggal 8 Mei lalu.

Ibu dan bayi yang masih terhubung dengan tali pusat segera dipindahkan menuju Rumah Sakit Bersalin Apollo Cradle di Jubilee Hills, Hyderabad, untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

"Proses kelahiran berjalan secara normal. Tetapi sang ibu mengalami pendarahan dan mendapat sobekan kecil sehingga membutuhkan perawatan medis," kata dokter Archana Reddy, konsultan junior di Apollo Cradle, yang merupakan bagian dari tim yang membantu proses kelahiran.

Tali pusat bayi tidak langsung dipotong setelah kelahiran lantaran tim dokter yang membantu proses kelahiran dilarang membawa pisau maupun alat-alat operasi lainnya ke dalam pesawat dengan alasan keamanan.

"Karena semua peralatan yang kami butuhkan adalah instrumen tajam seperti pisau dan gunting, kami tidak bisa membawanya ke dalam pesawat karena alasan keamanan.

"Kami tidak dapat sepenuhnya memisahkan plasenta dan tali pusat. Barulah setelah melahirkan, ibu dan bayi dipindahkan ke rumah sakit dengan ambulans," tambah dr Reddy.

Baca juga: Muncul Bau Korsleting di Kokpit, Pesawat American Airlines Mendarat Darurat

Bayi perempuan itu lahir dengan berat sekitar 3,2 kilogram dan segera dimasukkan ke Unit Perawatan Intensif Baru Lahir (NICU).

Ditambahkan kepala departemen pediatri dan neonatologi rumah sakit Apollo Cradle, dr Suresh Kumar, mengatakan, bayi itu segera mendapat perawatan medis dan saat ini sudah sehat untuk melanjutkan perjalanan ke negaranya.



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X