Pemerintah Swaziland Bantah Raja Mswati Minta Semua Pria Berpoligami

Kompas.com - 15/05/2019, 15:27 WIB
Kepala Negara Swaziland Raja Mswati III (AFP) Kepala Negara Swaziland Raja Mswati III (AFP)

MBABANE, KOMPAS.com - Pemerintah Eswatini (dulu Swaziland), Selasa (14/5/2019), membantah kabar bahwa Raja Mswati III yang memiliki 14 istri memerintahkan para pria negeri itu memiliki sedikitnya dua istri atau menghadapi hukuman penjara.

Kabar ini dimuat di harian Zambian Observer sebelum kemudian diambil sejumlah media daring.

Dalam kabar yang kemudian viral itu disebutkan Raja Mswati III mengharuskan para pria memiliki sedikitnya dia istri. Aturan tersebut diberlakukan mulai Juni tahun ini.

Baca juga: 50 Tahun Merdeka, Swaziland Resmi Berganti Nama Jadi eSwatini


Dalam kabar yang sama, disebut pemerintah akan mensponsori pesta pernikahan dan menghadiahkan rumah bagi pria yang berpoligami.

Selain itu, kabar tersebut mengatakan, para pria yang tidak melakukan poligami terancam hukuman penjara.

Namun, juru bicara pemerintah Swaziland, Percy Simelane mengatakan, berita tersebut merupakan kabar "jahat" dan "beracun".

"Raja Mswati III sama sekali tidak pernah mengumumkan hal tersebut kepada rakyatnya," ujar Simelane.

"Kabar ini tak hanya menghina keluarga kerajaan tetapi juga menghina kebudayaan Swaziland dan mempermalukan jurnalisme," tambah Simelane.

Baca juga: Imam Besar Al Azhar: Poligami Bisa Picu Ketidakadilan untuk Perempuan

Raja Mswati III memang dikenal mempraktikkan poligami. Selain memiliki 14 orang istri, sang raja juga memiliki 25 orang anak.

Dia juga memiliki reputasi sebagai sosok yang gemar kemewahan meski 63 persen dari 1,3 rakyat negeri itu hidup dalam kemiskinan.



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X