Karyawan Kena Campak, Gerai Gucci di Hong Kong Disemprot Disinfektan

Kompas.com - 15/05/2019, 11:47 WIB
Ilustrasi gerai Gucci.SHUTTERSTOCK Ilustrasi gerai Gucci.

HONG KONG, KOMPAS.com - Tiga karyawan gerai Gucci di Hong Kong terkena penyakit campak dalam sepekan terakhir.

Hal itu mendorong toko pakaian mewah di pusat perbelanjaan Harbour City di Tsim Sha Tsui harus ditutup untuk dibersihkan dengan disinfektan.

Diwartakan South China Morning Post, toko ditutup pada Senin lalu mengingat naiknya jumlah kasus campak di Hong Kong pada tahun ini membuat otoritas kesehatan waspada.

Baca juga: Jerman Rencanakan Denda Tinggi bagi Penolak Vaksinasi Campak


Awalnya, seorang karyawan toko Gucci yang menderita campak adalah pria berusia 30 tahun.

Dia mengalami demam pada pekan lalu ketika terbang ke Tokyo dengan penerbangan HK Express. Kemudian, dia mengalami ruam tiga hari setelahnya.

Kemudian, karyawan itu kembali dan masuk ke unit gawat darurat di RS Kwong Wah, Yau Ma Tei. Pasien dirawat di RS Princess Margaret di Kwai Chung pada hari berikutnya.

Pada hasil pemeriksaan menyebutkan, pria tersebut penah menerima vaksin campak dan memiliki riwayat kesehatan yang baik.

Namun peyelidikan menunjukkan, dia belum berada di luar negeri selama masa inkubasi yang berlangsung 7-21 hari sebelum timbulnya gejala.

Karyawan kedua yang menderita campak adalah seorang perempuan berusia 25 tahun. Dia mengalami demam dan ruam pada Sabt lalu.

Dia juga memeriksakan diri ke RS Kwong Wah, sebelum akhirnya dipindahkan.

Karyawan lainnya juga perempua berusia 25 tahun yang mulai mengalami gejala campak dari pekan lalu. Dia pernah ke Makau selama masa inkubasi.

Dengan tiga karyawan Gucci mengalami campak, maka jumlah kasus penyakit menular itu di kota tahun ini menjadi 73 orang. Jumlah kasus campak pada tahun lalu adalah 15.

Ketiganya juga diketahui tidak memiliki kontak dengan pasien campak selama masa inkubasi.

Atas kasus karyawan Gucci terkena campak, otoritas kesehatan memberikan vaksinasi campak kepada 96 orang dari sekitar 190 pekerja di toko pada awal pekan ini.

Seorang juru bicara Harbour City mengatakan toko Gucci telah berbagi infomasi dengan mal tentang karyawan yang menderita Campak.

Baca juga: Kapal Pesiar Dikarantina Setelah Kru Terkena Campak

Toko di mal Canton Road dan kantor Gucci di Ocean Center yang berada di dekatnya telah ditutup sejak Senin sore. Pada  Senin malam, para  pekerja dengan memakai masker wajah terlihat bekerja di dalam toko yang tutup.

"Kami sedang melakukan desifektan menyeluruh dan pembersihan ekstra di seluruh mal," ujarnya.

"Dua kamar kecil di dekat toko juga untuk sementara ditutup karena disifektan dan pembersihan," tambah juru bicara itu.



Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X