Trump Bantah AS Bakal Kirim 120.000 Tentara untuk Perang Lawan Iran

Kompas.com - 14/05/2019, 23:30 WIB
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln. Foto diambil pada Januari 2012. AFP PHOTO / US NAVYKapal Induk AS USS Abraham Lincoln. Foto diambil pada Januari 2012.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah laporan yang menyebutkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan pengerahan pasukan untuk perang melawan Iran.

Sebuah laporan menyebutkan bahwa Washington bakal mengirim hingga 120.000 tentara untuk menghadapi Iran.

Presiden Trump menyebut laporan itu sebagai berita palsu, namun tidak mengesampingkan kemungkinan pengerahan lebih banyak pasukan di masa depan.

"Saya pikir itu adalah berita palsu," kata Trump menjawab laporan New York Times tentang rencana Gedung Putih mengerahkan tentaranya ke wilayah Teluk untuk menghadapi Iran.


"Tapi apakah saya bakal melakukannya? Tentu saja. Tetapi untuk saat ini kami belum memiliki rencana untuk itu," ujar Trump menjawab pertanyaan wartawan.

Baca juga: Trump Peringatkan Iran Akan Sangat Menderita Jika...

"Semoga kita tidak sampai harus merencanakan hal itu. Namun jika kita melakukannya, kami akan mengirimkan pasukan yang jauh lebih banyak daripada itu," imbuhnya, dikutip AFP.

Hubungan Washington dengan Teheran tengah mengalami peningkatan ketegangan dalam beberapa hari terakhir, dengan Pentagon mengumumkan telah menambah kehadiran militer AS di wilayah tersebut.

Pentagon telah mengirim armada kapal perang, unit pesawat pembom, kapal amfibi, hingga sistem pertahanan udara Patriot ke wilayah Timur Tengah.

Pengerahan armada kapal perang tersebut sebagai tanggapan atas apa yang disebut Washington sebagai rencana serangan oleh Teheran terhadap kepentingan AS dan sekutunya di wilayah Teluk.

Trump juga telah mengumumkan daftar sanksi baru kepada Iran sebagai tanggapan atas ancaman bakal kembali melakukan pengayaan uranium dan meninggalkan sebagian kesepakatan nuklir 2015.

Baca juga: Kirim Pesan untuk Iran, AS Berangkatkan Kapal Induk ke Timur Tengah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X