Gempa Berkekuatan 7,5 Guncang Papua Nugini

Kompas.com - 14/05/2019, 23:13 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi Gempa Bumi

PORT MORESBY, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan 7,5 melanda serangkaian pulau di lepas pantai utara Papua Nugini, Selasa (14/5/2019) malam. Gempa tersebut sempat memicu peringatan tsunami.

Berdasar data dari Survei Geologi AS (USGS), gempa yang terjadi tergolong gempa dangkal dengan kedalaman pusat gempa pada 10 kilometer dan berada di 44 kilometer timur laut Kokopo di pulau Britania Baru. Gempa terjadi sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

"(Gempa) sangat besar, benar-benar besar. Sangat menakutkan," kata Megan Martin, direktur pelaksana Resor Perkebunan Ropopo di Kokopo, kepada AFP.

"Belum ada laporan mengenai kerusakan, namun kami sedang memeriksanya," tambahnya.


Baca juga: Tak Tercatat Aktif, Gunung Api di Pulau Kecil Papua Nugini Meletus

Seorang wartawan AFP yang berbasis di Kokopo mengatakan, getaran gempa telah menyebabkan listrik di kota padam, serta mendorong orang-orang untuk lari keluar rumah menuju tempat yang lebih aman.

Dalam laporan awal belum menunjukkan adanya kerusakan serius. Namun gambaran lengkap diperkirakan tidak akan diperoleh sebelum Rabu (15/5/2019) siang.

Gempa susulan dilaporkan terasa beberapa saat setelah gempa awal terjadi. Warga juga khawatir akan adanya gelombang tsunami.

Laporan dari Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat memperkirakan adanya lonjakan ketinggian air setinggi satu meter dan diperkirakan bisa mencapai hingga Jepang, Taiwan, Filipina, dan Indonesia.

Para ilmuwan tidak memiliki alat pengukur level permukaan laut di sudut terpencil kepulauan Bismark ini, namun diyakini ancaman gelombang tinggi akibat gempa telah berlalu.

Wilayah Kokopo tidak jarang dilanda bencana alam. Kawasan Rabaul di dekatnya, sempat hancur oleh letusan gunung berapi kembar pada 1994.

Awal tahun ini, hujan deras dan berkepanjang juga telah memakan korban jiwa sedikitnya sembilan orang, dengan banyak lainnya kehilangan tempat tinggal dan tanpa akses air bersih.

Beberapa pekan lalu, gempa berkekuatan 7,2 juga sempat mengguncang Papua Nugini dengan getaran yang dapat dirasakan di ibu kota Port Moresby hingga jauh ke Australia.

Pada Februari 2018, gempa berkekuatan 7,5 juga telah menggetarkan kawasan dataran tinggi yang terjal dan memicu tanah longsor yang menewaskan sedikitnya 125 orang.

Baca juga: Gempa Berkekuatan 7,2 Guncang Papua Nugini

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X