Trump Peringatkan Iran Akan Sangat Menderita Jika...

Kompas.com - 14/05/2019, 19:22 WIB
Presiden AS Donald Trump saat mengunjungi perbatasan selatan di California yang berseberangan dengan Meksiko, Jumat (5/4/2019). AFP / SAUL LOEBPresiden AS Donald Trump saat mengunjungi perbatasan selatan di California yang berseberangan dengan Meksiko, Jumat (5/4/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali berkomentar seputar situasi di Timur Tengah saat ini, terutama dalam kaitannya dengan Iran.

Trump memperingatkan, Senin (13/5/2019), bahwa Iran akan "sangat menderita" jika "melakukan apa saja", kaitannya dengan informasi intelijen AS yang menyebut Teheran memiliki rencana untuk menyerang kepentingan AS di wilayah Teluk.

"Saya mendengar sedikit cerita tentang Iran," kata Trump kepada wartawan ketika dia menjamu Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban di Gedung Putih.

"Jika mereka melakukan sesuai, itu akan menjadi kesalahan yang sangat buruk. Jika mereka melakukan sesuatu, mereka akan sangat menderita," kata Trump, dikutip AFP.


Baca juga: Umumkan Sanksi Baru, Trump Berharap Bisa Bertemu Pemimpin Iran

AS telah meningkatkan tekanan terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir. Dia menuduh Teheran merencanakan serangan "segera" dan mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan kehadiran militer AS di wilayah Teluk.

Pentagon telah mengirim armada kapal induk, unit pesawat pembom, kapal amfibi, hingga sistem pertahanan udara Patriot ke wilayah Timur Tengah.

Sebelumnya, Trump juga telah mengumumkan sanksi baru kepada Iran sebagai tanggapan atas ancaman bakal kembali melakukan pengayaan uranium dan meninggalkan sebagian kesepakatan nuklir 2015.

Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif berisi daftar sanksi yang menargetkan sektor besi, alumunium, baja, dan tembaga yang menjadi sumber ekspor Iran setelah minyak.

Presiden berusia 72 tahun itu mengatakan Teheran bisa mendapatkan sanksi lebih keras kecuali bersedia mengubah perilakunya tanpa menjabarkan lebih rinci. Namun, Trump menyatakan dia bersedia bernegosiasi.

"Saya berharap suatu hari nanti bisa bertemu dengan para pemimpin Iran dalam rangka mengupayakan perjanjian dan lebih penting, memberi Iran masa depan yang dibutuhkan," katanya.

Baca juga: Menlu AS: Kami Tidak Ingin Berperang dengan Iran, tetapi...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X