Kompas.com - 14/05/2019, 19:22 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali berkomentar seputar situasi di Timur Tengah saat ini, terutama dalam kaitannya dengan Iran.

Trump memperingatkan, Senin (13/5/2019), bahwa Iran akan "sangat menderita" jika "melakukan apa saja", kaitannya dengan informasi intelijen AS yang menyebut Teheran memiliki rencana untuk menyerang kepentingan AS di wilayah Teluk.

"Saya mendengar sedikit cerita tentang Iran," kata Trump kepada wartawan ketika dia menjamu Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban di Gedung Putih.

"Jika mereka melakukan sesuai, itu akan menjadi kesalahan yang sangat buruk. Jika mereka melakukan sesuatu, mereka akan sangat menderita," kata Trump, dikutip AFP.

Baca juga: Umumkan Sanksi Baru, Trump Berharap Bisa Bertemu Pemimpin Iran

AS telah meningkatkan tekanan terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir. Dia menuduh Teheran merencanakan serangan "segera" dan mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan kehadiran militer AS di wilayah Teluk.

Pentagon telah mengirim armada kapal induk, unit pesawat pembom, kapal amfibi, hingga sistem pertahanan udara Patriot ke wilayah Timur Tengah.

Sebelumnya, Trump juga telah mengumumkan sanksi baru kepada Iran sebagai tanggapan atas ancaman bakal kembali melakukan pengayaan uranium dan meninggalkan sebagian kesepakatan nuklir 2015.

Trump telah mengeluarkan perintah eksekutif berisi daftar sanksi yang menargetkan sektor besi, alumunium, baja, dan tembaga yang menjadi sumber ekspor Iran setelah minyak.

Presiden berusia 72 tahun itu mengatakan Teheran bisa mendapatkan sanksi lebih keras kecuali bersedia mengubah perilakunya tanpa menjabarkan lebih rinci. Namun, Trump menyatakan dia bersedia bernegosiasi.

"Saya berharap suatu hari nanti bisa bertemu dengan para pemimpin Iran dalam rangka mengupayakan perjanjian dan lebih penting, memberi Iran masa depan yang dibutuhkan," katanya.

Baca juga: Menlu AS: Kami Tidak Ingin Berperang dengan Iran, tetapi...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.