Ada Sampah Plastik di Kedalaman 11 Km Palung Mariana

Kompas.com - 14/05/2019, 14:22 WIB
Industrialis sekaligus penjelajah Victor Vescovo mengendalikan kapal selam DSV Limiting Factor di kedalaman Palung Mariana Trench. Foto ini dirilis Discovery Channel, Senin (13/5/2019). REUTERS/HANDOUTIndustrialis sekaligus penjelajah Victor Vescovo mengendalikan kapal selam DSV Limiting Factor di kedalaman Palung Mariana Trench. Foto ini dirilis Discovery Channel, Senin (13/5/2019).
|

NEW YORK, KOMPAS.com - Di laut paling dalam yang pernah dijelajahi kapal selam, seorang investor dan penjelajah  asal Texas amat terkejut dengan apa yang dilihatnya, sampah plastik.

Victor Vescovo, seorang pensiunan angkatan laut, mengatakan, dia menemukan sampah plastik itu di kedalaman 10.928 meter di Palung Mariana di Samudera Pasifik.

Palung Mariana adalah tempat terdalam di dunia dan Victor menyelam 16 meter lebih dalam dibanding penyelaman terdahulu pda 1960.

Baca juga: Begini Detail Kondisi Sampah Plastik Bungkus Indomie Berusia 19 Tahun di Pantai Malang

Di kedalaman hampir 11 kilometer itu, Vescovo menemukan banyak spesies yang belum pernah dilihat manusia.

Pada satu kesempatan, dia menghabiskan waktu empat jam di dasar palung menyaksikan berbagai jenis kehidupan mulai dari hewan mirip udang hingga "babi laut".

Selain itu, Vescovo juga melihat beberapa benda yang terbuat dari logam dan plastik di laut dalam itu.

"Amat mengecewakan melihat kontaminasi manusia di titik terdalam lautan ini," kata Vescovo dalam sebuah wawancara.

Vescovo berharap penemuan sampah di Palung Mariana bisa menumbuhkan kesadaran untuk tidak membuang sampah ke lautan.

Dia juga berharap penemuan ini bisa menekan pemerintah di berbagai negara untuk menegakkan peraturan atau membuat aturan baru.

"Meski yang saya temukan bukan sampah dalam jumlah besar, tetapi saja ini menjadi ancaman," tambah Vescovo.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X