Assange Kembali Hadapi Penyelidikan Kasus Pemerkosaan di Swedia

Kompas.com - 14/05/2019, 07:07 WIB
Pendiri WikiLeaks Julian Assange memberi isyarat dari jendela sebuah mobil van yang membawanya ke penjara dari Southwark Crown Court di London, Inggris, pada 1 Mei 2019. (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS) DANIEL LEAL-OLIVASPendiri WikiLeaks Julian Assange memberi isyarat dari jendela sebuah mobil van yang membawanya ke penjara dari Southwark Crown Court di London, Inggris, pada 1 Mei 2019. (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS)

STOCKHOLM, KOMPAS.com - Jaksa di Swedia akan membuka kembali investigasi terhadap kasus pemerkosaan yang melibatkan pendiri WikiLeaks Julian Assange.

Diwartakan kantor berita AFP, Senin (13/5/2019), jaksa berharap kasus pada 2010 itu akan menyeret Assange ke pengadilan sebelum tenggat waktu yang berakhir pada Agustus 2020, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Assange mengklaim tuduhan Swedia itu sebagai dalih untuk memindahkannya ke Amerika Serikat.

Baca juga: Bagaimana Nasib Kasus Dugaan Pemerkosaan yang Jerat Assange di Swedia?


Di "Negeri Paman Sam", pria berusia 47 tahun itu khawatir akan dituntut atas bocornya jutaan dokumen rahasia oleh WikiLeaks.

"Saya, hari ini, memutuskan untuk membuka kembali penyelidikan. Masih ada kemungkinan alasan untuk mencurigai Assange melakukan pemerkosaan," ujar Wakil Direktur penuntutan publik, Eva-Marie Persson.

"Keputusan sebelumnya (pada Mei 2017) untuk menutup penyelidikan tidak didasarkan pada kesulitan yang terkait dengan bukti, tetapi pada kesulitan yang menghalangi penyelidikan," imbuhnya.

Whistleblower asal Australia itu bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London selama 7 tahun untuk menghindari perintah ekstradisi Inggris ke Swedia.

Namun, dia ditangkap pada 11 April lalu setelah Ekuador menyerahkannya.

Pengadilan London menghukumnya dengan 50 pekan penjara karena melanggar perintah Inggris.

"Saya berpendapat, kondisinya membuat ada kesempatan sekali lagi untuk mengejar kasus ini," kata Persson.

Baca juga: Pamela Anderson Besuk Pendiri WikiLeaks Julian Assange di Penjara

Dia berharap Assange dapat diinterogasi lagi, sementara surat perintah penangkapannya di Eropa akan dikeluarkan.

Pengacara Assange di Swedia, Per E Samuelson, mengatakan Swedia mempermalukan dirinya sendiri dengan membuka kembali kasus yang sudah berumur satu dekade itu.

"Saya sama sekali tidak khawatir tentang masalah rasa bersalah," katanya kepada televisi Swedia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Trump Yakin Sidang Pemakzulan Dirinya di Senat Bakal Berlangsung Cepat

Internasional
Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Sidang Bersejarah Pemakzulan Trump di Level Senat AS Dimulai

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X