Mengaku Dijual dan Diperkosa, Perempuan di India Nekat Bakar Diri

Kompas.com - 13/05/2019, 22:03 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual Ilustrasi pelecehan seksual

GHAZIABAD, KOMPAS.com - Seorang perempuan di India dilaporkan nekat bakar diri setelah mengaku dijual dan diperkosa oleh sekelompok laki-laki.

Dilansir India Today, perempuan yang merupakan janda berusia 20-an tahun itu mengaku bahwa dirinya telah dijual oleh ayah dan bibinya senilai 10.000 rupee (sekitar Rp 2 juta).

Perempuan yang tidak diungkapkan identitasnya itu disebut dijual kepada seorang pria sebagai pembantu rumah tangga.

Namun pria tersebut memiliki utang kepada sejumlah orang yang kemudian menawarkan perempuan itu untuk bekerja tanpa bayaran kepada para kreditur sebagai ganti pembayaran.


Akan tetapi tak hanya disuruh bekerja, perempuan itu juga mengalami kekerasan seksual dan diperkosa oleh sejumlah orang dalam beberapa kali kesempatan.

Ketika perempuan itu akhirnya bisa melarikan diri, dia melaporkan hal yang dialaminya ke kantor polisi di Hapur, negara bagian Uttar Pradesh.

Baca juga: Pria India Pukuli Istrinya yang Pilih Partai Berkuasa dalam Pemilu

Namun laporannya tidak ditindaklanjuti dan tidak ada tindakan yang diambil polisi terhadap orang-orang yang telah dilaporkan namanya oleh korban.

Akibatnya, pada 28 April lalu, perempuan tersebut nekat bakar diri. Meski tidak sampai kehilangan nyawa, namun korban mengalami luka bakar hingga 80 persen dan kini dirawat di rumah sakit di Ghaziabad.

Kasus ini terungkap setelah Komisi Perempuan Delhi (DCW) menuliskan surat yang ditujukan kepada Menteri Utama Uttar Pradesh Yogi Adityanath, untuk mendesak agar dilakukan investigasi terhadap petugas polisi di Hapur.

Dalam surat yang ditulisnya, Ketua DCW Swati Maliwal mengatakan bahwa korban menderita pelecehan yang tidak bisa ditoleransi oleh kepolisian Uttar Pradesh.

"Akibat sikap petugas polisi yang tidak peka dan memalukan, korban sampai harus membakar dirinya sendiri," kata Maliwal, dikutip India Today.

DCW juga menuntut kompensasi bagi korban serta agar dilakukan penyelidikan atas tidak adanya tindakan dari kepolisian Hapur.

Kepolisian Hapur akhirnya mendaftarkan kasus dialami korban terhadap 14 orang dengan tuduhan pemerkosaan.

Baca juga: Saling Bertukar Istri, Empat Pria di India Ditahan

Inspektur polisi Hapur Yashriv Singh mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki apakah korban membakar dirinya sendiri atau sengaja dibakar orang lain.

Pihak kepolisian juga menolak tuduhan bahwa mereka menolak laporan korban namun sedang memastikan kebenaran klaim korban, karena informasi yang didapat dari penduduk desa mengenai keluhan korban tidak dapat diverifikasi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

DPR AS Bakal Rilis 2 Pasal Pemakzulan Trump, Apa Saja?

Internasional
Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Berhubungan Seks di Mobil, Pasangan di Ukraina Ditembak dan Dikubur Hidup-hidup oleh Pencuri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X