ISIS Klaim Telah Mendirikan "Provinsi" di India

Kompas.com - 13/05/2019, 21:04 WIB
Peta wilayah Kashmir yang disengketakan India dan Pakistan. .Peta wilayah Kashmir yang disengketakan India dan Pakistan.

KASHMIR, KOMPAS.com - Kelompok teroris ISIS mengklaim untuk pertama kalinya, telah mendirikan sebuah " provinsi" di India, menyusul bentrokan antara anggota kelompok militan dengan petugas keamanan di wilayah Kashmir yang diperebutkan.

Pengumuman tentang pendirian provinsi baru itu disampaikan melalui media propaganda ISIS, Amaq, pada Jumat (10/5/2019) malam. Disebutkan bahwa "provinsi" tersebut bernama "Wilayah Hind".

Pengamat menilai, pernyataan ISIS tentang pembentukan provinsi baru di India dirancang untuk menaikkan posisinya, setelah sebelumnya kalah dan terusir dari benteng kekhalifahan terakhirnya di Suriah bulan April lalu.

Sejak saat itu, ISIS telah mengklaim bertanggung jawab dalam sejumlah serangan teror, termasuk di Sri Lanka pada Minggu Paskah yang menewaskan hingga 258 orang.

"Pembentukan sebuah provinsi di wilayah di mana mereka tidak memiliki apa-apa yang menyerupai pemerintahan sebenarnya itu terlalu tidak masuk akal, tapi juga tidak bisa diabaikan," kata Rita Katz, direktur SITE Intel Group, yang melacak keberadaan para anggota kelompok ekstremis.

Baca juga: Pakistan Tangkap Tersangka Kunci Serangan Bom Bunuh di India Kashmir

"Dunia mungkin akan mengarahkan pandangannya pada perkembangan ini, tetapi bagi anggota kelompok militan di wilayah-wilayah yang rentan, ini adalah isyarat yang signifikan untuk membantu meletakkan dasar dalam membangun kembali kekhalifahan ISIS," tambahnya, dilansir Middle East Monitor.

Dalam pernyataan yang sama, Daesh, nama Arab organisasi teroris itu, juga mengklaim serangan yang terjadi di Kota Amshipora, distrik Shopian, di Kashmir, yang menewaskan tentara India dan seorang anggota mereka.

Pernyataan yang dikeluarkan ISIS itu sesuai dengan konfirmasi pihak polisi India, yang menyebut adanya seorang anggota kelompok militan yang tewas dalam bentrok di Shopian. Anggota militan itu diketahui bernama Ishfaq Ahmad Sofi.

Sofi diketahui telah terlibat dengan beberapa kelompok militan di Kashmir selama lebih dari satu dekade sebelum akhirnya bersumpah setiap kepada ISIS.

Fakta tersebut sempat dirilis sebuah media simpatisan ISIS yang melakukan wawancara dengan Sofi, serta menurut seorang pejabat militer.

Anggota ISIS itu dicurigai terlibat dalam sejumlah serangan granat terhadap pasukan keamanan di wilayah itu, kata sumber polisi dan militer.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X