Bawa Materi Pornografi Anak, WNI Ditangkap di Bandara Perth

Kompas.com - 13/05/2019, 17:10 WIB
Seorang petugas ABF memeriksa tas yang dibawa seorang pria Indonesia di bandara internasional Perth, Minggu (12/5/2019). Pria ini akhirnya ditangkap setelah petugas menemukan material pornografi anak di telepon genggamnya. Channel News Asia/Australia Border ForceSeorang petugas ABF memeriksa tas yang dibawa seorang pria Indonesia di bandara internasional Perth, Minggu (12/5/2019). Pria ini akhirnya ditangkap setelah petugas menemukan material pornografi anak di telepon genggamnya.
|

PERTH, KOMPAS.com - Seorang pria Indonesia ditahan di bandara internasional Perth, Australia, Minggu (12/5/2019) setelah ditemukan materi pornografi anak di ponselnya.

Pria berusia 30 tahun itu ditangkap setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan bagasi saat akan terbang ke Bali.

Demikian penjelasan Pasukan Penjaga Perbatasan Australia (ABF) lewat pernyataan pers pada Senin (13/5/2019).

Baca juga: Kasus Pornografi Anak, Youtuber Ternama AS Dipenjara 10 Tahun

"Dalam pemeriksaan telepon genggamnya, petugas menemukan tiga video pelecehan seks anak dan dua video pornografi anak," demikian ABF.

Pria itu kemudian diajukan ke Pengadilan Perth di hari yang sama. Dia kemudian dibebaskan dengan uang jaminan dan harus kembali menjalani sidang pada 24 Mei mendatang.

Hukuman maksimal untuk impor atau ekspor material eksploitasi anak di Australia adalah hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda hingga 525.000 dolar atau sekitar Rp 5,2 miliar.

"Mencegah eksploitasi adalah prioritas bagi ABF untuk menjaga perbatasan dari individu yang berpotensi mengancam masyarakat," kata Komandan Regional ABF Australia Barat, Rod O'Donnell.

"Petugas ABF berwenang untuk memeriksa ponsel dan peralatan elektronik para pelancong dan menjalankan wewenang itu di sebua bandara di negeri ini," tambah dia.

"Sehingga, para pelancong harus mengetahui bahwa kepemilikan material eksploitasi anak dianggap kejahatan serius di bawah hukum Australia," O'Donnel menegaskan.

Baca juga: Pemimpin Jaringan Pornografi Anak Global Tewas Dipukuli di Penjara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X