Kompas.com - 13/05/2019, 06:31 WIB

PANAMA CITY, KOMPAS.com - Gempa berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang permukiman di barat daya Panama dekat perbatasan Kosta Rika pada Minggu (12/5/2019).

Melansir Reuters, Survei Geologi AS (USGS) mencatat gempa melanda sekitar 7 km wilayah tenggara Plaza de Caisan, pada kedalaman 37 km.

Pihak berwenang di Panama sejauh ini menyatakan, tidak ada peringatakan tsunami akibat dari gempa.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Terusan Panama Mulai Beroperasi

Presiden Panama Juan Carlos Varela menyatakan di Twitter, beberapa toko dan rumah mengalami kerusakan. Sementara, seorang perempuan cedera di pelabuhan Puerto Armuelles.

"Karena besarnya gempa menyebabkan kerusakan di rumah-rumah dan pertokoan," kicaunya.

Korban luka-luka setelah gempa membuat langit-langit rumahnya runtuh. Puerto Armuelles memang berada di dekat pusat gempa. 

Seorang juru bicara kepolisian setempat mengatakan, beberapa bangunan rusak, namun belum ada laporan tentang korban tewas.

USGS kemudian juga menyebut pusat gempa berada di beberapa km utara Canoas di Kosta Rika, tepat di perbatasan Panama.

Layanan darurat di Canoas emnyatakan tidak menerima laporan awal soal kerusakan atau kematian akibat gempa di wilayahnya.

Asosiasi pemadam kebakaran Panama mengaku telah menerima laporan tentang terjadinya guncangan pada tanah di berbagai daerah di negara itu. Mereka meminta agar masyarakat tenang.

Baca juga: Nama Trump Disingkirkan dari Kompleks Hotel Mewah di Panama

Diwartakan AFP, pada November 2017, gempa berkekuatan 6,5 magnitudo menguncang pantai Pasifik Kosta Rika.

Gempa itu membuat bangunan di ibu kota, San Jose, bergoyang dan dua kematian tercatat akibat mengalami serangan jantung.

Dua bulan sebelumnya, pada September 2017, gempa berkekuatan 7,1 magnitudo menewaskan lebih dari 300 orang di Meksiko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.