Begini Sikap Pemerintah UEA Atasi Pengemis Musiman saat Ramadhan

Kompas.com - 13/05/2019, 03:14 WIB
Ilustrasi pengemis. ShutterstockIlustrasi pengemis.

DUBAI, KOMPAS.com - Memasuki bulan puasa, banyak sejumlah oknum memanfaatkan kebaikan masyarakat termasuk dengan mengemis.

Pengemis musiman tidak hanya menjadi fenomena di Indonesia, tapi juga sejumlah negera termasuk Uni Emirat Arab.

Pihak berwenang Uni Emirat Arab mengambil sikap tegas untuk mengatasi pengemis yang menipu warga, terutama selama bulan suci Ramadhan.

Baca juga: Umat Islam, Kristen, dan Hindu di UEA Buka Bersama di Gereja

Melansir dari Gulf News, Minggu (12/5/2019), dalam ketentuan UU Federal, mereka yang dinyatakan bersalah telah mengemis akan dihukum penjara tiga bulan dan denda 5.000 dirham atau sekitar Rp 19,5 juta.

Sementara, mereka yang menjalankan kelompok pengemis terorganisir akan didenda tidak kurang dari 100.000 dirham atau Rp 390 juta, dan ancaman hukuman 6 bulan penjara.

Otoritas di Dubai berupaya mencegah warga untuk memberikan uang tunai kepada pengemis. Melalui kicauan di Twitter, pihak berwenang di UEA menyebut mengemis sebagai tindakan kriminal.

Pengemis juga dinilai telah mengekploitasi orang lain dan mengancam stabilitas masyarakat.

"Berhati-hatilah ke mana Anda memberikan amal karena sebagian besar amal sampai kepada mereka yang tidak pantas mendapatkannya," demikian bunyi peringatan otoritas di Twitter.

Polisi di seluruh UEA juga meluncurkan kampanye di wilayahnya masing-masing untuk mencegah pengemis ilegal.

Mereka menekankan sumbangan publik harus dilakukan melalui badan amal resmi.

Polisi di Sharjah bahkan memperingatkan penduduk bahaya pengemis, termasuk aksi pencurian, pelecehan seksual dan sebagainya.

"Banyak dari penipuan dilakukan geng terorganisir termasuk dengan memanfaatkan anak-anak sebagai pengemis," ucap kepolisian.

Baca juga: UEA Dituding Bangkitkan Kebencian terhadap Warga Qatar

Direktorat Jenderal Kepolisian Sharjah mendesak masyarakat untuk tidak menanggapi permintaan para pengemis, atau menunjukkan perasaan iba hanya karena melihat penampilan mereka.

Pengemis yang terlihat di depan masjid, berkeliaran di lingkungan perumaha, atau mengemis di tempat umum, harus segera dilaporkan ke polisi.



Sumber Gulf News
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X