Umat Islam, Kristen, dan Hindu di UEA Buka Bersama di Gereja

Kompas.com - 12/05/2019, 19:19 WIB
Usai berbuka puasa, peserta acara langsung menunaikan ibadah shalat di dalam gereja St Lukas, Ras Al Khaimah tempat acara digelar. Gulf NewsUsai berbuka puasa, peserta acara langsung menunaikan ibadah shalat di dalam gereja St Lukas, Ras Al Khaimah tempat acara digelar.
|

DUBAI, KOMPAS.com - Sebagai praktik untuk menjadikan 2019 sebagai "Tahun Toleransi" di Uni Emirat Arab (UEA) sekelompok ekspatriat menggelar sebuah langkah simpatik pada Kamis (9/5/2019).

Para ekspatriat yang sebagian besar berasal dari Kerala, India menggelar buka puasa bersama di sebuah gereja Anglikan St Lukas di Ras Al Khaimah, wilayah utara UEA.

Tak hanya digelar di gereja, acara buka puasa bersama ini juga dihadiri para tokoh dari agama Islam, Kristen, dan Hindu.

Baca juga: Potret Kerukunan dalam Buka Puasa Bersama di Wihara Dharma Bakti

Para tokoh agama ini datang untuk berbuka puasa bersama untuk menyebarkan pesan perdamaian, cinta, dan harmoni di kalangan para ekspatriat di UEA.

Acara bertajuk "Vishu Easter and Iftar meet" itu dikelola RAK Knowledge Theatre bekerja sama degan berbagai kelompok termasuk Pusat Budaya Muslim Kerala di UEA.

Seorang pendeta Hindu Swami Sandeep Anadagiri bahkan menyempatkan terbang langsung dari Trivandrum, Kerala untuk menghadiri acara ini.

"Kita membutuhkan lebih banyak ajang semacam ini untuk menyebarkan pesan cinta dan perdamaian. Sungguh mengerikan hidup dipenuhi kebencian dn kekerasan," kata Anandagiri.

"Saya di sini untuk menyampaikan pesan khusus dalam acara ini. Saya belum pernah menyaksikan Muslim berbuka puasa dan menggelar shalat di dalam gereja," tambah dia.

"Ini adalah momen yang indah yang akan diingat dalam waktu yang lama. Jika kita melihat sesuatu dengan sikap positif, kita bisa membuat perubahan di sekitar kita," Anandagiri menegaskan.

Dalam acara buka puasa itu, Anandagiri mengatakan, di Kerala keharmonisan antar-agama sudah menjadi hal yang lumrah.

"Banyak orang beda agama yang menikah dan sejauh ini hal tersebut tidak dianggap aneh di Kerala. Kami hidup sebagai satu keluarga yang diikat cinta dan penghormatan," tambah dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Gulf News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X