Terlibat Kontak dengan Pasien "Monkeypox", 23 Orang Dikarantina di Singapura

Kompas.com - 11/05/2019, 13:45 WIB
Ilustrasi karantina, SHUTTERSTOCKIlustrasi karantina,

SINGAPURA, KOMPAS.com - Otoritas Singapura telah mengkonfirmasi kasus penyakit monkeypox atau cacar monyet pertama di negara itu, yang diderita seorang warga Nigeria.

Pria berusia 38 tahun itu tiba di Singapura pada 28 April lalu untuk menghadiri sebuah workshop di dekat hotel tempatnya menginap, pada 29-30 April.

Pasien tersebut dipastikan positif terinfeksi monkeypox setelah menjalani tes pada 8 Mei lalu dan kini dalam kondisi stabil di bangsal isolasi di Pusat Nasional Penyakit Menular (NCID).

Selain pasien yang telah positif dan menunjukkan gejala penyakit langka tersebut, sejumlah orang yang diketahui telah terlibat kontak dekat dengan pasien juga turut dikarantina.


Disampaikan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), pihaknya telah menelusuri dan mengidentifikasi 23 orang yang terlibat kontak dekat dengan pasien.

Baca juga: Singapura Konfirmasi Penyakit Monkeypox Pertama di Negeri Itu

Mereka terdiri dari 18 orang peserta workshop yang sama dengan yang dihadiri pasien, seorang staf workshop, serta empat karyawan hotel 81, tempat pasien menginap.

"Mereka yang terlibat kontak dekat dengan pasien telah dinilai oleh NCID dan diberi vaksin, yang dapat mencegah penyakit atau mengurangi gejala," kata MOH.

"Dan sebagai tindakan pencegahan, mereka akan dikarantina dan diawasi selama 21 hari sejak hari pertama mereka terlibat kontak dengan pasien," tambahnya.

Lama karantina dikarenakan penyakit monkeypox pada umumnya menunjukkan gejala paling lambat antara 14 hingga 21 hari.

MOH menyampaikan bahwa tidak ada satu pun orang dalam daftar terlibat kontak dekat dengan pasien yang sejauh ini menunjukkan gejala dari virus.

Direktur Eksekutif NCID Profesor Leo Yee Sin mengatakan, risiko penularan penyakit tersebut di antara warga Singapura sangat rendah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X