Kompas.com - 11/05/2019, 11:45 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Pertahanan AS telah kembali menyetujui pengalihan dana untuk pembangunan tembok perbatasan selatan Amerika Serikat dengan Meksiko.

Pengalihan dana sebesar 1,5 miliar dollar AS (sekitar Rp 21,4 triliun) ini menjadi kali kedua Pentagon mengalihkan anggaran dari departemennya untuk proyek tembok penghalau imigran ilegal tersebut.

Sebelumnya pada Maret lalu, Pentagon juga disebut telah setuju mengalihkan anggaran  sebesar 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 14 triliun) untuk proyek tembok perbatasan.

Penjabat menteri pertahanan AS, Patrick Shanahan, telah menyetujui untuk mengambil alih penggantian pagar sepanjang 125 kilometer di perbatasan selatan di Arizona dan Texas. Demikian kata departemen pertahanan dalam pernyataannya.

Baca juga: Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

"Dana tersebut dialokasikan dari berbagai sumber, termasuk melalui penghematan anggaran, perubahan terprogram, dan persyaratan yang direvisi," kata juru bicara departemen pertahanan, Tom Crosson.

"Transfer dana ini kami pastikan tidak akan mempengaruhi kesiapan militer AS atau pun manfaat anggota layanan," tambahnya, dikutip AFP.

Usai berulang kali mendapat penolakan dari Kongres untuk menyediakan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun tembok perbatasan selatan, Presiden Donald Trump pada Februari lalu, telah mengajukan untuk mengalihkan penggunaan dana militer senilai 6 miliar dollar AS (sekitar Rp 85,9 triliun).

Pada Maret lalu, Shanahan telah menyetujui pengalihan anggaran senilai 1 miliar dollar AS untuk pembangunan 92 kilometer tembok perbatasan setinggi 5,5 meter, memperbaiki jalan yang rusak, serta memasang lampu penerangan.

Pengalihan anggaran dari Departemen Pertahanan AS tersebut tetap dilakukan meski Pentagon telah menerima banyak tekanan untuk tidak mengalihkan dana dari misi tempur atau pekerjaan vital militer lainnya.

Baca juga: Trump Tandatangani Veto Amankan Pendanaan Bangun Tembok Perbatasan

Shanahan mengatakan, sebagian anggaran yang dialihkan tersebut berasal dari dana untuk misi di Afghanistan yang tidak digunakan.

"Kami telah menemukan cara untuk melakukan (pengalihan dana) ini tanpa memberi dampak terhadap kesiapan militer," ujarnya menambahkan bahwa pengalihan dana untuk kali kedua ini sebagai yang terakhir.

"Saya tidak akan memprogram ulang anggaran lagi untuk tembok perbatasan," kata Shanahan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.