2024, Taiwan Bakal Punya Kapal Selam Pertahanan Buatan Sendiri

Kompas.com - 11/05/2019, 10:58 WIB
Penampakan miniatur kapal selam yang akan dibangun oleh Taiwan. Penampakan miniatur kapal selam yang akan dibangun oleh Taiwan.

KAOHSIUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan sedang berjuang untuk meningkatkan kekuatan angkatan laut guna melindungi diri dari kemungkinan serangan yang datang dari daratan China.

Salah satu upaya yang telah diungkapkan baru-baru ini adalah rencana membangun kapal selam buatan sendiri.

Bentuk model kapal selam tersebut telah diungkapkan dalam sebuah acara yang dilangsungkan di Kaohsiung, Taiwan selatan, Kamis (9/5/2019).

Kapal selam yang akan dibangun di dalam negeri Taiwan tersebut memiliki bagian buritan yang berbentuk silang, menyerupai kapal selam serang diesel-listrik Soryu milik Jepang.

Kapal selam pertama buatan dalam negeri Taiwan tersebut direncanakan sudah dapat diluncurkan pada 2024.

"Kapal selam pertahanan pribumi pertama ini diharapkan akan dapat diluncurkan 60 bulan dari sekarang, dan pengiriman akan selesai dalam 78 bulan," kata Cheng Wen-lon, pemimpin perusahaan Taiwan, CSBS Shipbuilding, yang bertanggung jawab dalam pembangunan kapal selam.

Baca juga: AS Bantu Taiwan Bangun Armada Kapal Selam

Perusahaan pembuat kapal itu telah memenangkan kontrak senilai 49,5 miliar dollar Taiwan (sekitar Rp 22,8 triliun) untuk membangun prototipe kapal selam tersebut, setelah negara itu gagal menemukan pemasok asing karena adanya tekanan dari Beijing.

China, yang menganggap Taiwan masih sebagai bagian dari negaranya, telah memperingatkan kepada negara-negara asing agar tidak menjual senjata atau menjalin hubungan diplomatik tingkat tinggi dengan negara pulau tersebut.

Pada 2001, pemerintah AS di bawah presiden George W Bush sempat menyetujui penjualan delapan unit kapal selam konvensional kepada Taiwan.

Namun pengiriman untuk kapal selam itu tidak pernah dilakukan, selain karena tekanan China, juga lantaran AS sudah tidak lagi membangun kapal selam tersebut.

Jerman dan Spanyol juga dilaporkan telah menolak menjual desain kapal selam mereka ke Taiwan karena khawatir bakal memprovokasi Beijing.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SCMP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X