Trump Sebut Uji Coba Rudal Korea Utara Bukan Pelanggaran Kepercayaan

Kompas.com - 11/05/2019, 09:38 WIB
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba rudal terbaru yang berlangsung pada Sabtu pekan lalu (4/5/2019). KCNA via Sky NewsPemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un ketika menyaksikan uji coba rudal terbaru yang berlangsung pada Sabtu pekan lalu (4/5/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa uji coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara beberapa waktu lalu bukanlah tindakan "pelanggaran kepercayaan".

Menurut Trump, proyektil yang ditembakkan hanyalah rudal jarak pendek yang tidak mengancam pihak mana pun.

"Itu hanya jarak pendek dan saya sama sekali tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran kepercayaan. Dan Anda tahu, pada titik tertentu saya akan menganggapnya. Tetapi pada titik ini tidak," kata Trump saat wawancara dengan Politico.

"Itu adalah rudal jarak pendek dan merupakan hal yang sangat standar. Sangat biasa," tambah Trump.


Baca juga: Korsel: Korea Utara Tembakkan Proyektil Jarak Pendek

Seperti dikabarkan sebelumnya, Pyongyang telah kembali menembakkan dua rudal pada Kamis (9/5/2019), setelah sebelumnya juga melakukannya pada akhir pekan lalu.

Uji coba rudal tersebut menjadi yang pertama setelah Korea Utara tidak melakukan peluncuran sejak November 2017, tak lama sebelum pemimpin Kim Jong Un memulai tawaran diplomatik.

Jawaban Trump terkait uji coba rudal Korea Utara itu seolah ingin menunjukkan bahwa dia memiliki hubungan baik dengan Kim Jong Un dan ingin menjaga hal tersebut.

Namun Trump mengatakan bahwa ada kemungkinan pada akhirnya dia akan kehilangan kepercayaan terhadap pemimpin Korea Utara itu.

"Maksud saya, mungkin saja pada titik tertentu saya akan melakukannya. Tetapi untuk saat ini, tidak sama sekali," ujar presiden berusia 74 tahun itu.

Sebelumnya diberitakan, Trump merespon kabar uji coba rudak jarak pendek Korea Utara dengan menyebutkan hal yang sangat serius dan bahwa tidak ada yang senang mendengar kabar tersebut.

Trump juga menyebut bahwa uji coba rudal tersebut menunjukkan bahwa rezim Korea Utara tidak siap untuk bernegosiasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X