Kompas.com - 10/05/2019, 22:46 WIB

FORDE, KOMPAS.com - Seorang wanita asal Norwegia, meninggal akibat rabies, setelah sempat memungut seekor anak anjing saat sedang berlibur ke Filipina.

Perempuan tersebut, Birgitte Kallestad, yang berusia 24 tahun, berlibur dengan teman-temannya ke Filipina pada Februari lalu.

Suatu ketika saat sedang berkeliling menggunakan skuter, mereka melihat seekor anak anjing di pinggir jalan yang tampak tak berdaya.

Karena merasa kasihan, Birgitte memungut anak anjing itu dan membawanya.

"Birgitte memasukkan anak anjing itu ke keranjang di skuternya dan membawanya kembali ke penginapan. Di sana dia membersihkan dan merawatnya."

Baca juga: Berisiko Rabies, Warga Vietnam Didesak Kurangi Konsumsi Daging Anjing

"Dia juga membawa anak anjing itu bermain-main di taman penginapan tempat mereka tinggal," kata pernyataan keluarga, yang dirilis, Kamis (9/5/2019).

"Setelah beberapa saat, anak anjing itu mulai mencoba menggigitnya, seperti yang dilakukan anak anjing pada umumnya. Anak anjing itu menggigit jari Birgitte dan teman-temannya ketika mereka bermain," lanjut pernyataan itu, dikutip AFP.

Namun saat kembali ke Norwegia, Birgitte yang merupakan seorang staf rumah sakit, mengeluhkan merasakan tidak enak badan hingga kemudian dilarikan ke rumah sakit di Forde, tempat dia bekerja.

Akan tetapi kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik dan dia meninggal pada Senin (6/5/2019) malam. Diketahui kemudian bahwa Birgitte terinfeksi rabies.

Menurut catatan dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia, kasus rabies terakhir yang dialami manusia di negara itu adalah pada 1815. Pada 1826, dilaporkan penyakit itu menjangkiti seekor hewan.

Menurut keluarga korban, tidak seorang pun dari korban maupun teman-teman korban yang telah mendapat vaksinasi rabies.

"Birgitte yang kita cintai sangat menyukai binatang. Ketakutan kami adalah bahwa ini akan terjadi pada orang lain yang memiliki hati dan perasaan yang lembut seperti miliknya," ujar keluarga.

Setidaknya 59.000 orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena penyakit yang ditularkan melalui hewan, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Lebih dari 99 persen korban terkonsentrasi di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Baca juga: Pertama dalam 20 Tahun, 2 Bocah Tewas akibat Rabies di Malaysia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.