Kompas.com - 10/05/2019, 20:12 WIB

DOHA, KOMPAS.com - Pemerintah Qatar kembali mendesak kepada Arab Saudi untuk menghapus "hambatan" dan "pembatasan" yang diberlakukan terhadap warganya yang ingin menjalankan ibadah haji.

Seruan yang disampaikan Doha, pada Kamis (9/5/2019) malam, menyusul pengumuman oleh Arab Saudi, yang membuka pendaftaran elektronik bagi warga Qatar untuk menjalani ibadah umroh selama bulan Ramadhan.

"Warga Qatar dan penduduk asing di negara Teluk itu kemudian akan diizinkan untuk mendarat di bandara Jeddah atau Madinah," demikian pernyataan Saudi Press Agency (SPA), Selasa (7/5/2019).

Baca juga: UEA Dituding Bangkitkan Kebencian terhadap Warga Qatar

Akan tetapi, mengenai pengumuman tersebut, Komite Nasional Hak Asasi Manusia Qatar, mengatakan bahwa langkah baru itu "tak lebih dari sekadar nama" dan tidak benar-benar nyata.

Hal tersebut lantaran perjalanan udara dari Qatar tetap dihambat dan satu-satunya pos perbatasan antara kedua negara telah ditutup selama hampir dua tahun.

Sementara itu, Kementerian Urusan Islam Qatar meminta pemerintah Saudi untuk mencabut seluruh hambatan dan larangan yang diberlakukan terhadap warga dan penduduk Qatar yang ingin menjalani ritual keagamaan ke Tanah Suci.

"Pembatasan perjalanan dapat berarti operator perjalanan keagamaan Qatar tidak dapat melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk membuat pengaturan yang diperlukan bagi jamaah haji," kata kementerian.

Pihak kementerian juga menyerukan untuk penghapusan langkah-langkah "diskriminatif" yang diberlakukan terhadap warga Qatar dan juga penduduk negara Teluk tersebut.

Sekitar 12.000 warga Qatar menjalankan ibadah haji ke Mekkah, Arab Saudi, pada September 2016, sebelum terjadinya perselisihan antara kedua pemerintahan.

Beberapa bulan kemudian Arab Saudi dan sekutunya memutus hubungan dengan Qatar dan memberlakukan blokade terhadap negara itu lantaran dianggap mendukung kelompok militan Islam.

Sejak saat itu, sejumlah warga Qatar melakukan perjalanan ibadah haji secara independen ke Arab Saudi dalam dua tahun terakhir, saat Saudi secara singkat membuka pos perbatasan kedua negara untuk para peziarah.

Baca juga: Qatar Sebut Warganya Gagal Ikuti Musim Haji Tahun Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.