Aturan Baru Paus Wajibkan Petinggi Gereja Laporkan Pelecehan Seksual

Kompas.com - 10/05/2019, 09:32 WIB
Paus Fransiskus.AFP/JOHAN ORDONEZ Paus Fransiskus.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Paus Fransiskus, Kamis (9/5/2019), menerbitkan aturan baru yang mewajibkan semua pihak yang mengetahui adanya pelecehan seksual di Gereja Katolik untuk melapor ke atasan mereka.

Kini, setiap keuskupan di dunia wajib memiliki sistem untuk menerima pelaporan kasus pelecehan seksual.

Aturan ini diterbitkan Vatikan menyusul skandal pelecehan seksual terutama terhadap anak-anak yang melibatkan para imam Gereja Katolik di seluruh dunia.

"Motu Propirio", adalah sebuah dokumen legal yang diterbitkan di bawah otorita pribadi Paus.


Baca juga: Paus Fransiskus Ingatkan Para Penata Rambut agar Kurangi Bergosip

Dalam dokumen ini disebutkan, siapa saja ang mengetahui adanya kasus atau tersangka pelecehan seksual "harus melaporkannya ke gereja dengan menggunakan sistem yang mudah diakses".

Di bawah aturan baru ini, mulai Juni 2020 semua keuskupan di dunia harus memiliki sistem pelaporan pelecehan seksual yang dilakukan para imam, penggunaan material pornografi, dan upaya menutupi kasus semacam ini.

Aturan baru ini berpotensi membuat Vatikan dibanjiri laporan pelecehan seksual karena peraturan baru itu berlaku surut.

Artinya, siapa saja bisa melaporkan kasus-kasus lama dan pihak gereja tetap harus melayani.

"Dampaknya akan lebih terasa di luar negara-negara Barat, karena negara-negara seperti AS, Kanada, dan Eropa Barat sudah memiliki sistem pelaporan yang memadai," kata pakar Vatikan, John Allen kepada harian Crux Now.

Di sisi lain, undang-undang ini hanya berlaku di dalam lingkungan gereja. Aturan tersebut tidak memaksa seseorang untuk melaporkan kasus pelecehan seksual kepada otorita sipil.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Houthi Klaim Serangan 'Drone' ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Houthi Klaim Serangan "Drone" ke Fasilitas Gas Alam Saudi, Picu Kebakaran

Internasional
Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Otoritas India Pulihkan Jaringan Telepon di Sebagian Wilayah Kashmir

Internasional
Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Kebakaran Hotel di Ukraina Tewaskan 8 Orang, Dorong Inspeksi Tempat Hiburan

Internasional
Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Pasang Bendera Swastika di Rumahnya, Pria Berusia 55 Tahun Ditahan

Internasional
Ketegangan Antara Massa Pro-Hong Kong dan Pro-China Terus Meningkat di Australia

Ketegangan Antara Massa Pro-Hong Kong dan Pro-China Terus Meningkat di Australia

Internasional
Gara-gara Turis Buang Popok Bayi, Pantai di Filipina Ini Ditutup Sebagian

Gara-gara Turis Buang Popok Bayi, Pantai di Filipina Ini Ditutup Sebagian

Internasional
India Kecam Campur Tangan Dunia Internasional dalam Masalah Kashmir

India Kecam Campur Tangan Dunia Internasional dalam Masalah Kashmir

Internasional
Hilang Dua Malam di Hutan Penuh Hewan Buas, Bocah Usia 3 Tahun Ditemukan Selamat

Hilang Dua Malam di Hutan Penuh Hewan Buas, Bocah Usia 3 Tahun Ditemukan Selamat

Internasional
Gara-gara 'Rice Cooker', Stasiun Kereta Bawah Tanah di New York Ditutup 2 Jam

Gara-gara "Rice Cooker", Stasiun Kereta Bawah Tanah di New York Ditutup 2 Jam

Internasional
Lewat Buku, Indonesia Ungkap Perannya Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB

Lewat Buku, Indonesia Ungkap Perannya Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB

Internasional
Polisi Singapura Bekuk Tiga Pelaku Perampokan Toko Perhiasan

Polisi Singapura Bekuk Tiga Pelaku Perampokan Toko Perhiasan

Internasional
'Greenland Terbuka untuk Bisnis Tetapi Tidak untuk Dijual'

"Greenland Terbuka untuk Bisnis Tetapi Tidak untuk Dijual"

Internasional
Curi Keran dari Kantor Polisi, Pria Singapura Dihukum Penjara 3 Bulan

Curi Keran dari Kantor Polisi, Pria Singapura Dihukum Penjara 3 Bulan

Internasional
Pentagon Kembangkan Peluru Artileri 'Pintar' yang Mampu Cari Target Sendiri

Pentagon Kembangkan Peluru Artileri "Pintar" yang Mampu Cari Target Sendiri

Internasional
India Berpeluang Ubah Doktrin dan Jadi Negara Pertama yang Tembakkan Senjata Nuklir

India Berpeluang Ubah Doktrin dan Jadi Negara Pertama yang Tembakkan Senjata Nuklir

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X