Trump: Lewat Uji Coba Rudal, Rezim Korut Tak Siap Negosiasi

Kompas.com - 10/05/2019, 06:54 WIB
Pemimpin muda Korea Utara yang ambisius, Kim Jong Un, memimpin pengunjian sistem anti-pesawat terbang terbaru, Sabtu (28/5/2017). AFP/GettyPemimpin muda Korea Utara yang ambisius, Kim Jong Un, memimpin pengunjian sistem anti-pesawat terbang terbaru, Sabtu (28/5/2017).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merespon kabar Korea Utara ( Korut) yang melakukan uji coba rudal jarak pendek.

"Kami memantau situasi ini dengan sangat serius," ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih. "Tidak ada yang senang dengan kabar ini," lanjut dia.

Baca juga: Setelah Luncurkan Rudal Jarak Pendek, Kim Jong Un Perintahkan Latihan Serangan Jarak Jauh

Dilansir The Guardian Kamis (9/5/2019), presiden ke-45 dalam sejarah AS itu mengatakan hubungannya dengan pemeintahan Kim Jong Un masih terus berlanjut.


"Namun, saya kira rezim mereka tidak akan siap untuk negosiasi," kata Trump. Pejabat AS sebelumnya menyatakan optimisme pertemuan ketiga Kim dan Trump bisa berlangsung.

Pertemuan ketiga itu masih berupaya untuk membujuk Korut supaya bersedia menyerahkan seluruh senjata nuklir sebagai ganti pencabutan sanksi ekonomi.

Sumber Gedung Putih itu sempat menerangkan hiatus uji coba nuklir dan rudal sejak akhir 2017 menjadi bukti prestasi diplomasi personal Trump ke Kim.

Namun kurang dari satu pekan, Pyongyang melakukan dua uji coba rudal. Peluncuran pertama terjadi pada Sabtu pekan lalu (4/5/2019) ke Laut Jepang, dikenal juga dengan Laut Timur.

Kemudian Kamis, negara tetangga Korea Selatan (Korsel) mengungkapkan Korut kembali menembakkan dua rudal yang disinyalir merupakan jenis jarak pendek.

Dilaporkan BBC, dua rudal itu ditembakkan pukul 16.30 waktu lokal dan mencapai ketinggian sekitar 50 km sebelum jatuh ke laut, demikian pernyataan Kantor Staf Gabungan Korut.

Senjata itu diluncurkan dari Kusong, sekitar 160 km dari Pyongyang. Analisis detil saat ini tengah dilakukan oleh intelijen Amerika Serikat (AS).

Pernyataan terbaru yang dikeluarkan KCNA tidak menyebut senjata jenis apa yang digunakan. Media pemerintah Korut itu menghindari penggunaan kata sepertu rudal maupun roket.

KCNA melaporkan, uji coba rudal yang diklaim sukses itu dilakukan untuk memeriksa kesiapan serta reaksi cepat pasukan Korut ketika mempertahankan negara.

"Uji coba itu benar-benar menunjukkan kekuatan unit yang sangat siap untuk memanggul segala operasi yang diperkukan di medan perang," ulas KCNA.

Baca juga: Utusan AS Kunjungi Korsel, Pyongyang Kembali Tembakkan Proyektil

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Joki Kerbau India yang Torehkan Rekor Melampaui Usain Bolt Tolak Undangan Tes Atletik

Internasional
Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X