Tingkatkan Wisman Australia, Indonesia Gandeng Sekolah-sekolah di Sydney

Kompas.com - 09/05/2019, 22:13 WIB
Pertunjukan tari Gambyong yang memeriahkan acara Pre-Event School Excursion Program yang diselenggarakan di Sofitel Darling Harbour Sydney, Rabu (8/5/2019). KJRI SYDNEYPertunjukan tari Gambyong yang memeriahkan acara Pre-Event School Excursion Program yang diselenggarakan di Sofitel Darling Harbour Sydney, Rabu (8/5/2019).

SYDNEY, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata Indonesia kini tengah berupaya meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Hal tersebut guna mencapai target wisman tahun 2019.

Karenanya, bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Australia, Asosiasi Restoran Indonesia Sydney, dan pihak-pihak lainnya, mencoba menggandeng sekolah-sekolah di Sydney dan sekitarnya.

Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah melalui kegiatan Pre-Event School Excursion Program yang diselenggarakan pada Rabu (8/5/2019) malam, di Sofitel Darling Harbour Sydney.

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala sekolah, guru, dan staf perwakilan sekolah-sekolah di Sydney dan sekitarnya.


Baca juga: Bangun Keakraban Generasi Muda Indonesia dan Australia, Ini Cara KJRI Sydney

Konsul Jenderal RI di Sydney, Heru Hartanto Subolo hadir memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Turut hadir pula Profesor I Gde Pitana, selaku staf ahli Menteri Pariwisata RI.

"Saya menyambut gembira kegiatan pada malam ini. Pertama, karena merupakan bagian dari upaya penguatan hubungan Indonesia dan Australia melalui pilar orang ke orang sebagaimana tertuang dalam Kemitraan Komprehensif Strategis Indonesia dan Australia."

"Kedua, ini merupakan bagian dari upaya bersama memperkenalkan Indonesia secara luas kepada publik Australia," ujar Konjen Subolo, dalam sambutannya.

Kegiatan dengan konsep diskusi interaktif ini dibuka dengan penampilan tari Gambyong asal Jawa Tengah, yang dibawakan oleh Sanggar Tari Nusantara.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi dan diskusi mengenai Indonesia, Bahasa Indonesia, dan pengalaman perjalanan ke Indonesia oleh tiga narasumber, yaitu Bon Daniel dari Guide Post Australia, Hwei See Kay selaku alumni program ACICIS, dan Miriam Tulevski dari VITO Sydney.

"Indonesia merupakan negara yang sangat luas, tetapi mayoritas wisatawan Australia masih lebih banyak yang memilih mengunjungi Bali. Padahal, Indonesia masih memiliki tempat wisata lainnya seperti Kalimatan, Sumatera dan Nusa Tenggara Barat."

"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan kepada publik Australia bahwa tempat-tempat tersebut juga sangat menarik untuk dikunjungi," kata Prof I Gde Pitana.

Upaya pemerintah RI untuk menyasar sekolah-sekolah selain dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan Australia ke Indonesia, juga bertujuan untuk mempromosikan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah di Australia, khususnya dengan mendorong para siswa dari kelas Bahasa Indonesia untuk mau belajar Bahasa Indonesia secara langsung dan datang berkunjung ke Indonesia.

Baca juga: KJRI Sydney Resmikan Asosiasi Restoran Indonesia

"Berkunjung ke Indonesia memberi dampak yang sangat signifikan, tidak hanya meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia saya, tetapi juga menjadi kesempatan bagi saya untuk mengenal lebih dekat orang-orang dan budaya Indonesia," kata Hwei See Kay.

Puncak kegiatan ditutup dengan demonstrasi memasak dadar gulung oleh salah satu anggota Asosiasi Restoran Indonesia Sydney, Margalena Zakaria, pemilik Mie Kocok Bandung.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X