Kompas.com - 09/05/2019, 15:12 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018. AFP/MOHD RASFANPerdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir menegaskan kembali komitmen politik yang dibuatnya bersama mantan seterunya, Anwar Ibrahim.

Dalam wawancara dengan media lokal, Mahathir mengatakan dia sudah berjanji bakal mengundurkan diri setelah dua tahun menjabat sebagai PM Negeri "Jiran".

Baca juga: Anwar Ibrahim Bela Putrinya yang Sebut Mahathir Mantan Diktator

Setelah, dia bakal menyerahkan kursi kepada Anwar. "Itu sudah jelas. Tidak ada pembicaraan tentang siapa yang harus menggantikan saya," kata Mahathir dilansir The Star Rabu (8/5/2019).

Mahathir menggalang koalisi dengan Anwar untuk menghadapi Perdana Menteri Najib Razak yang disokong koalisi penguasa Barisan Nasional, yang berkuasa selama 60 tahun.

Sebagai bentuk perdamaian dan kesungguhan dalam membentuk koalisi, Mahathir dilaporkan bersedia mundur dengan Anwar bakal menjadi penerusnya.

Namun seperti dilansir The Independent, beberapa anggota koalisi Pakatan Harapan mulai terang-terangan meminta supaya Mahathir menyelesaikan masa jabatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun pernyataan yang disampaikannya seolah ingin menghentikan teori maupun rumor apakah Mahathir bersedia mundur maupun siapa yang bakal menggantikannya.

PM berusia 93 tahun itu melanjutkan setelah Anwar menjadi orang nomor satu Malaysia, Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) itu tidak wajib mengikuti kebijakan yang sudah dilaksanakannya.

Dia mengatakan tugasnya saat ini adalah mempersiapkan negara sebaik mungkin sehingga Anwar yang menggantikannya bisa langsung bekerja tanpa hambatan.

"Dia (Anwar) bebas. Tidak harus mengikuti apa yang sudah saya kerjakan. Dia bebas melakukan apa yang terbaik sebagai seorang perdana menteri," kata Mahathir.

Mahathir menegaskan segala rumor terkait tentang suksesi dirinya dalam konferensi pers memperingati satu tahun dia memenangkan Pemilu ke-14 pada 9 Mei 2018.

Baca juga: Mahathir: Najib Razak Pemimpin yang Lebih Buruk dari Anwar Ibrahim



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.