Rilis Tujuh Bulan Lalu, Ternyata Ada Kesalahan pada Uang Kertas Baru Australia

Kompas.com - 09/05/2019, 12:11 WIB
Uang kertas baru bernilai 50 dollar Australia yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu. AFP / PETER PARKSUang kertas baru bernilai 50 dollar Australia yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu.

CANBERRA, KOMPAS.com - Bank nasional Australia telah merilis lembar uang kertas baru pada Oktober tahun lalu.

Uang kertas dengan nominal 50 dollar Australia (sekitar Rp 500.000) itu diklaim memiliki tingkat keamanan tinggi yang menyulitkan untuk dipalsukan.

Namun, tujuh bulan setelah diluncurkan dan resmi beredar di masyarakat, baru diketahui adanya kesalahan pada lembar uang kertas tersebut.

Lembaran uang kertas dengan warna kuning dan hijau itu memuat sejumlah fitur keamanan untuk menjaga keasliannya, salah satunya adalah cetakan mikro teks pidato oleh anggota parlemen perempuan pertama Australia, Edith Cowan. Teks tersebut adalah pidato pertama Cowan pada 1921.

Baca juga: Cegah Pemalsuan, Jepang Terapkan Teknologi Canggih pada Uang Kertas Baru

Dalam naskah tersebut terdapat kalimat "Saya berdiri di sini hari ini di posisi unik sebagai perempuan pertama di parlemen Australia. Ini adalah tanggung jawab besar".

Namun dalam kata "tanggung jawab" yang seharusnya tertulis "responsibility", ternyata tertulis menjadi "responsibilty" atau kehilangan satu huruf "i".

Meski lembar uang baru tersebut dibuat dengan teknologi canggih, namun ternyata teknologi itu tidak termasuk dalam pengecekan ejaan.

Kesalahan ejaan pada uang kertas baru bernilai 50 dollar Australia yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu.AFP / PETER PARKS Kesalahan ejaan pada uang kertas baru bernilai 50 dollar Australia yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu.
Naskah pidato yang dicetak pada uang kertas itu sangat kecil, sehingga hampir tidak mungkin untuk dibaca dengan mata telanjang. Mungkin hal ini pula yang menyebabkan kesalahan ejaan itu luput dari pemeriksaan oleh Reserve Bank of Australia.

Jika bukan karena seorang pendengar radio bermata tajam yang melaporkannya, bukan tidak mungkin kesalahan pada lembar uang kertas itu tak pernah terungkap.

Akan tetapi, meski telah menyadari adanya kesalahan tersebut, bank nasional Australia tidak memiliki rencana untuk menarik lembar uang kertas baru itu dari peredaran.

"Reserve Bank of Australia telah menyadarinya dan kesalahan ejaan itu akan diperbaiki pada cetakan berikutnya," kata salah seorang juru bicara bank nasional Australia, dikutip AFP.

Sebaliknya, bukan tidak mungkin lembar uang baru tersebut justru akan banyak dicari para kolektor uang karena kesalahan cetakan yang ada.

Baca juga: 5 Tahun Ditabung di Celengan, Uang Kertas Rp 12 Juta Rusak Dimakan Rayap

Edith Cowan memainkan peran penting dalam memenangkan suara untuk wanita di Australia Barat dan dia dipilih menjadi anggota parlemen perempuan pertama negeri Kanguru itu pada usia 60 tahun.

Terpilihnya Cowan sebagai anggota parlemen juga berperan penting dalam membuka profesi di bidang hukum dan bidang lainnya bagi kaum perempuan Australia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Diduga Mata-mata, 2 Diplomat China Diam-diam Diusir AS

Internasional
AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

AS Disebut Bakal Umumkan Penarikan 4.000 Tentara dari Afghanistan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Tewas Ditembak Saat Kepergok Berhubungan Seks | Risma Cerita soal Bonek di Turki

Internasional
Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X