Meriahnya Malam Hari di Kairo Setelah Ibadah Shalat Tarawih...

Kompas.com - 09/05/2019, 03:29 WIB
Lampion Ramadhan yang memeriahkan jalan-jalan di Kairo.Reuters Lampion Ramadhan yang memeriahkan jalan-jalan di Kairo.

KOMPAS.com – Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan di mana umat Muslim sibuk menjalankan berbagai aktivitas ibadah. Mulai pagi hingga malam hari ibadah dilakukan umat Muslim seperti puasa dan shalat tarawih, serta mengurangi hal-hal yang bersifat duniawi.

Namun, pemandangan sedikit berbeda dapat ditemui di salah satu distrik di Kairo, Mesir, bernama Fatimid Cairo. Malam hari, di sana justru dipenuhi dengan hiburan dan kuliner di saat bulan Ramadhan tiba.

Keramaian itu bisa dijumpai usai masyarakat berbuka puasa dan rampung menjalankan ibadah shalat tarawih, seperti dilansir dari The Arab Weekly.

Para pedagang kuliner memamerkan puluhan jenis kacang-kacangan dan buah-buahan kering dengan mendirikan stan di depan toko mereka. Hal itu ditujukan untuk menarik minat pembeli.


Selain itu, di permukiman warga kelas menengah dan bawah, anak-anak menghias jalanan menggunakan kertas ornamen warna-warni membentuk lampion khas Ramadhan, dengan bola lampu menyala di dalamnya.

Baca juga: Sultan Ajak Masyarakat untuk Berhemat saat Ramadhan

Di Fatimid Cairo, berdiri Masjid Al Azhar dan sebuah rumah ibadah Islam berusia ribuan tahun yang telah menjadi saksi keislaman masyarakat setempat.

Namun, malam hari bulan Ramadhan di Fatimid Cairo menjadi yang paling meriah dan mengesankan jika dibandingkan dengan kawasan lainnya.

Pasar Khan el-Khalili menjual beragam barang cendera mata khas Mesir.Shutterstock Pasar Khan el-Khalili menjual beragam barang cendera mata khas Mesir.

Di distrik ini terdapat  sebuah pasar bernama Khan el-Khalili yang menjual berbagai cendera mata khas Mesir seperti parfum, rempah-rempah, atau pakaian yang bisa dibawa pulang pengunjung ke negaranya masing-masing.

Selain itu banyak pula kafe yang buka di malam hari dan siap memanjakan para pengunjung dengan kenikmatan hidangan juga suasana khas Mesir.

Di antara banyaknya kafe, banyak pengunjung memilih untuk mendatangi kafe bernama Fishawi. Kafe ini merupakan kafe tua berusia 200 tahun yang biasa digunakan sebagai tempat bertemunya para artis, seniman, dan politisi Mesir.

Baca juga: Gaza Awali Ramadhan dengan Pemakaman dan Puing-puing Kehancuran

Kafe Fishawi di Fatimid KairoShutterstock Kafe Fishawi di Fatimid Kairo

Fishawi terletak di pusat alun-alun Husein yang memperlihatkan kegembiraan di malam bulan Ramadhan. Semua ini memang menjadi ciri khas malam di Fatimid Cairo sejak berabad-abad lalu distrik ini berdiri.

Kemeriahan ini lah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis untuk mendatangi Fatimid Cairo. Hal ini juga berperan penting dalam jumlah pendapatan negara dari kunjungan turis asing, khususnya dari negara-negara Arab.

Wisatawan asing dari negara-negara Arab paling banyak datang dari Kuwait, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Turis-turis ini sangat penting keberadaannya bagi pendapatan negara Mesir.

Selama bulan Ramadhan, mereka berkunjung ke Mesir, menikmati suasana yang khas di sana dan mengeluarkan uang dalam jumlah tinggi. Semua itu tentu berbanding lurus dengan kegembiraan dan kenangan yang mereka bawa pulang setelahnya.

Ramadhan di Mesir, khususnya di Fatimid Cairo memberi pengalaman tak terlupakan dan setiap tahun selalu dinanti kehadirannya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X