Kompas.com - 08/05/2019, 22:19 WIB

Counterpart sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan. Namun dalam situs webnya, organisasi tersebut menjalankan program yang didanai USAID untuk mendukung perempuan dan kelompok terpinggirkan.

Diwartakan AFP, Duta Besar AS untuk Afghanistan John Bass mengutuk keras serangan terhadap organisasi non-pemerintah itu.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Taliban Gempur Markas Polisi Pakai Bom Bunuh Diri

"Organisasi yang ditargetkan tersebut telah membantu masyarakat setempat, melatih jurnalis, dan mendukung rakyat Afghanistan," kicaunya di Twitter.

"Ini target kekerasan yang tidak masuk akal," imbuhnya.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan mengatakan, serangan itu telah menyebabkan kedukaan bagi warga sipil selama bulan suci Ramadhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber BBC,AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.