Kompas.com - 08/05/2019, 22:19 WIB
Seorang anggota pasukan keamanan Afghanistan terlihat sedang berjaga-jaga setelah serangan pria bersenjata di Kabul, Afghanistan, Rabu (8/5/2019). (REUTERS/Mohammad Ismail) MOHAMMAD ISMAILSeorang anggota pasukan keamanan Afghanistan terlihat sedang berjaga-jaga setelah serangan pria bersenjata di Kabul, Afghanistan, Rabu (8/5/2019). (REUTERS/Mohammad Ismail)

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban menyerang sebuah kantor lembaga bantuan AS di Kabul, Afghanistan, yang menyebabkan perikaian dengan pasukan keamanan hingga melukai 15 orang terluka.

Anggota kelompok itu diyakini telah meledakkan bom mobil sebelum memasuki kantor lembaga Counterpoint International.

Counterpoint International beroperasi di Afghanistan sejak 2005. Berbagai programnya termasuk proyek-proyek yang melibatkan warga sipil.

Baca juga: Perundingan Damai Taliban dan AS Ditunda karena Hari Pertama Puasa

Melansir dari BBC, Rabu (8/5/2019), baku tembak terjadi antara polisi dan anggota Taliban. Sementara, sebanyak 150 pekerja telah dievakuasi dari gedung.

Ledakan besar mengguncang gedung-gedung di dekatnya dan menghancurkan jendela-jendela.

"Kami mulai berlari keluar dari gedung," kata Akhbar Khan Sahadat, seorang jaksa di Kejaksaan Agung yang terletak di dekat lokasi ledakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketika berlari keluar, saya mendengar suara tembakan kecil dan granat di dekatnya," imbuhnya.

Serangan terjadi di tengah perundingan putaran keenam antara AS dan Taliban di Qatar untuk mengakhiri perang di Afghanistan selama 18 tahun.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, Counterpart International terlibat dalam kegiatan Barat yang berbahaya dan mempromosikan percampuran antara pria dan perempuan.

"Lembaga bantuan itu membuat pekerja di Kabul dalam berbagai aspek kebrutalan, penindasan, teror, ideologi anti-Islam, dan mempromosikan budaya Barat," kicaunya di Twitter.

Halaman:


Sumber BBC,AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.