Kompas.com - 08/05/2019, 21:33 WIB

JENEWA, KOMPAS.com - PBB pada Rabu (8/5/2019) memperingatkan bahwa bantuan makanan ke Gaza harus terkumpul puluhan juta dollar AS dalam bebrapa pekan untuk menghindari kekurangan bantuan ke wilayah itu.

Program Pangan Dunia PBB dan agensi untuk pengungsi Palestina, UNRWA, saat ini memang memberikan bantuan makanan kepada lebih dari 1 juta warga di Gaza.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, koordinator kemanusiaan PBB untuk Palestina, Jamie McGoldrick, menyatakan lembaga bantuan unuk Palestina menghadapi krisis pendanaan serius.

Baca juga: Qatar Siapkan Bantuan Rp 6,8 Triliun untuk Palestina

Lembaga tersebut perlu mengumpulkan uang dengan cepat agar dapat memberikan bantuan makanan yang dibutuhkan untuk tahun ini.

"Kami membayangkan, jika WFP dan UNRWA tidak mendapat sekitar 40 juta dollar AS (Rp 570 miliar) pada akhir Mei sampai awal Juni, mereka tidak dapat menyusun aliran bantuan," katanya.

UNRWA berencana untuk menjadi tuan rumah konferensi donor bulan depan dan Desember tahun ini. Lembaga itu harus berjuang untuk mengisi kekosongan dana setelah AS menarik bantuannya.

Tahun lalu, sejumlah negara bermurah hati untuk mengisi kekosongan akibat penarikan dana dari AS. Tapi McGoldrick mengatakan, tahun ini kekurangan besar dana tetap ada.

"Jika mereka tidak mendapatkan dana, jelas mereka tidak dapat memesan makanan," ujar McGoldrick.

Angka pengangguran di Gaza mencapai 54 persen dan didominasi oleh kaum muda sehingga warga tidak memiliki daya beli.

"Tidak ada alternatif," kata McGoldrick.

Baca juga: Soal Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Ini Jawaban Menantu Trump

Menurutnya, bukan hanya badan-badan PBB yang menyediakan bantuan pangan yang sekarang sedang menghadapi kekurangan pendanaan.

McGoldrick mengatakan, ada 350 juta dollar AS yang diminta untuk rencana respons kemanusiaan PBB untuk Tepi Barat dan Gaza tahun ini. Namun, sejauh ini dana yang terkumpul baru 14 persen.

"Ada sesuatu yang terjadi dalam dukungan donor untuk situasi Palestina," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.