Dituduh Bikin Situs Gelap untuk Transaksi Senjata, Dua Warga Israel Ditahan

Kompas.com - 08/05/2019, 17:11 WIB
Ilustrasi peretas. Getty Images/iStockphotoIlustrasi peretas.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Dua warga Israel telah ditangkap atas tuduhan membuat situs "gelap" yang digunakan untuk perdagangan senjata, obat-obatan, dan kartu kredit curian.

Kedua tersangka, yang berusia pertengahan 30-an, ditangkap dalam investigasi bersama antara FBI dengan unit kejahatan siber Israel. Demikian disampaikan polisi Israel, Selasa (7/5/2019).

"Para tersangka ditangkap setelah membuat situs 'gelap' yang digunakan untuk kegiatan ilegal dan kejahatan," kata polisi Israel dalam pernyataannya.

Penangkapan lebih lanjut dilakukan di Perancis, Jerman, Belanda, dan Brasil.

Baca juga: Terjemahan Ngawur, Situs Web Kereta Api Bawah Tanah Osaka Ditutup

"Situs tersebut telah aktif dalam jangka waktu yang cukup lama dan transaksi bernilai jutaan dolar telah dilakukan melalui situs tersebut," lanjut penyataan polisi, dikutip Al Arabiya.

Polisi menerangkan, situs gelap tersebut memantu penggunanya untuk menuju ke situs-situs lain yang digunakan untuk kegiatan ilegal dan tindak kejahatan yang sedang dalam penyelidikan.

"Situs-situs itu bekerja bersamaan dan saling melindungi dan memasarkan tindakan dan transaksi ilegal," kata polisi, yang menambahkan bahwa transaksi dilakukan menggunakan Bitcoin.

Kedua warga Israel yang menjadi tersangka itu akan dihadirkan dalam pengadilan di Tel Aviv. Namun tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

Pekan lalu, tiga warga Jerman yang dituduh menjalankan salah satu situs gelap terbesar di dunia untuk menjual narkoba dan barang selundupan lainnya telah ditangkap dan didakwa di dua negara. Penangkapan tersebut dilakukan setelah menggelar penyelidikan selama dua tahun.

Sementara di Brasil, seseorang yang diduga bertindak sebagai moderator dan promotor situs gelap tersebut juga telah ditahan.

Baca juga: Pulau Dua Barat Dijual di Situs Jual-Beli Online, Ini Kata Kementerian ATR/BPN



Sumber Al Arabiya
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X