Kesaksian Penumpang Aeroflot: Tuhan Bakal Mengadili Mereka yang Pilih Ambil Tas

Kompas.com - 08/05/2019, 13:09 WIB
Potongan video dari akun Instagram Gunkevitch memperlihatkan pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Aeroflot terbakar tak lama setelah mendarat darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskwa, Rusia, Minggu (5/5/2019). Insiden mengakibatkan 41 orang tewas, termasuk 2 anak dan seorang awak kabin.AFP/INSTAGRAM/HO Potongan video dari akun Instagram Gunkevitch memperlihatkan pesawat Sukhoi Superjet 100 milik Aeroflot terbakar tak lama setelah mendarat darurat di Bandara Sheremetyevo, Moskwa, Rusia, Minggu (5/5/2019). Insiden mengakibatkan 41 orang tewas, termasuk 2 anak dan seorang awak kabin.

MOSKWA, KOMPAS.com — Seorang penumpang selamat maskapai Aeroflot yang terbakar di bandara Moskwa, Rusia, mengungkapkan kekesalan terhadap penumpang lain yang dianggap memperlambat penyelamatan.

Mikhail Savchenko menumpahkannya dalam unggahan di Facebook. Dia mempertanyakan ada penumpang yang mengambil tas sehingga menghalangi yang lain untuk keluar.

"Saya tidak tahu harus berkata apa kepada mereka yang memilih lari membawa tas. Tuhan yang bakal mengadili mereka," kecamnya dikutip news.com.au Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Sebuah Video Ungkap Detik-detik Pesawat Aeroflot Terbakar Begitu Mendarat


Dia mengunggah sebuah video yang memperlihatkan ada penumpang yang keluar dari pesawat Sukhoi Superjet-100 yang terbakar sambil membawa tas.

Savchenko mengaku tidak bisa memahami mengapa ada orang yang begitu bersikukuh mengambil tas di kabin saat api sudah mulai melalap sayap pesawat.

Meski begitu, dia meminta supaya penumpang yang mengambil tas tidak dipersekusi. "Pastinya sulit bagi mereka sekarang. Jalan pikiran mereka hanya bisa dipahami ahli," katanya.

Dia kemudian menegaskan ketika kejadian, dia tidak membawa tasnya ataupun duduk di kelas bisnis yang membuatnya bisa lebih mudah menyelamatkan diri.

Savchenko juga menegaskan ketika merekam video momen pesawat Aeroflot terbakar, tidak ada penumpang di dekatnya yang membutuhkan pertolongan.

Lebih lanjut, Savchenko juga mengucapkan terima kasih kepada kru kabin yang sigap membantu. "Tanpa mereka, mungkin bakal lebih banyak korban," ujarnya.

Pesawat itu lepas landas selama 28 menit menuju Murmansk ketika petir dilaporkan menyambar dan membuat pilot harus memutar balik ke Bandara Sheremetyevo Minggu (5/5/2019).

Video yang beredar memperlihatkan seorang penumpang merekam momen ketika api melahap bagian sayap pesawat saat mendarat darurat. Sebanyak 41 dari 78 orang dilaporkan tewas.

Media setempat mengutip pilot Denis Evdokimos yang menyatakan dia sudah melakukan semua prosedur yang diperlukan untuk pendaratan darurat.

Dia dilaporkan memutuskan tidak membuang bahan bakar yang merupakan kebiasaan ketika pesawat harus mendarat darurat demi mencegahnya terlalu berat.

Evdokimos mengaku dia tidak paham mengapa pesawat bisa mendarat keras setelah kehilangan komunikasi akibat disambar petir.

Juru bicara komite investigasi Svetlana Petrenko berkata pihaknya melihat ada tiga kemungkinan penyebab pesawat jatuh: ketidakmampuan pilot, kesalahan perangkat, hingga cuaca buruk.

Baca juga: Otoritas Periksa Kesalahan Pilot dalam Kecelakaan Pesawat Rusia

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X