Kompas.com - 07/05/2019, 21:16 WIB

Otoritas Georgia memberi mereka tempat berlindung, namun dua bersaudari itu merasa tidak aman karena ayah dan saudara lelaki mereka mencari keberadaan mereka.

Lebih dari 40.000 orang menandatangani petisi Change.org dari keduanya, yang meminta bantuan PBB untuk mendapatkan suaka di negara ketiga yang aman.

Ini bukanlah kasus pertama ketika perempuan Saudi kabur dari keluarganya.

Baca juga: Dua Bersaudari Saudi Ingin Apple dan Google Hapus Aplikasi Pengawasan Warga Perempuan

Dalam kasus serupa pada Maret lalu , dua saudari Saudi berusia 20 dan 18 tahun telantar di Hong Kong dan sudah mendapat suaka di negara baru.

Mereka mendapatkan visa kemanusiaan ketika mencari perlindungan dari keluarga yang kejam.

Pada awal 2019, gadis Saudi usia 18 tahun Rahaf Mohammed al-Qunun menarik perhatian global dengan melarikan diri secara dramatis dari keluarganya. Rahaf sekarang mendapatkan status pengungsi di Kanada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.