Rusia Gagalkan Serangan 36 Roket Militan yang Incar Pangkalan Udara di Suriah

Kompas.com - 07/05/2019, 14:21 WIB
Sistem pertahanan udara Rusia di pangkalan udara Khmeimim di Suriah. AFP / PAUL GYPTEAUSistem pertahanan udara Rusia di pangkalan udara Khmeimim di Suriah.

KHMEIMIM, KOMPAS.com - Militer Rusia mengklaim telah berhasil menggagalkan serangan roket yang ditembakkan kelompok militan ke pangkalan udara Khmeimim, di Suriah.

Sebanyak 36 roket ditembakkan kelompok militan Suriah dalam dua kali serangan ke pangkalan udara Khmeimim milik Rusia pada Senin (6/5/2019).

Namun seluruh roket tersebut dapat dihalau oleh sistem pertahanan udara milik Rusia sehingga tidak menimbulkan kerusakan.

" Serangan roket itu datang dari zona deeskalasi Idlib yang dikendalikan kelompok teroris Hayat Tahrir al-Sham," ujar kepala pusat rekonsiliasi Rusia di Suriah, Mayor Jenderal Viktor Kupchishin, dikutip Russian Times.

Baca juga: Pesawat Rusia Gagal Mendarat di Pangkalan Udara di Suriah, 32 Tewas

Ditambahkan Kupchishin, tak hanya berhasil menghalau serangan roket kelompok militan, militer Rusia juga mengirimkan jet tempurnya untuk melancarkan serangan balasan.

Kelompok militan Suriah disebut menggunakan pesawat tak berawak untuk mengarahkan tembakan dari beberapa sistem peluncur roket, namun serangan telah dicegah oleh sistem pertahanan udara yang dipasang di Khmeimim.

"Pesawat-pesawat tempur Rusia dan artileri milik pasukan pro-rezim Suriah kemudian meratakan posisi dari mana serangan roket diluncurkan," tambah Kupchishin.

Serangan roket ke pangkalan udara milik Rusia itu terjadi pada hari yang sama dengan pasukan Suriah melancarkan ofensif terbesar mereka ke wilayah terakhir yang dikuasai militan di negara itu.

Serangan oleh pasukan Suriah itu berhasil merebut kembali wilayah di desa al-Bani dan bukit strategis Othman di barat laut provinsi Hama untuk dikuasai Damaskus.

Pangkalan udara Khmeimim milik Rusia telah kerap menjadi sasaran serangan oleh kelompok-kelompok ekstremis dan teroris di Suriah, baik menggunakan roket maupun drone bermuatan bahan peledak.

Baca juga: Pangkalan Udara Diterjang Badai, Sejumlah Jet Tempur F-22 AS Rusak

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X