Politisi Iran: Kapal Induk AS Bisa Tenggelam dengan Rudal Akurat Kami

Kompas.com - 07/05/2019, 11:34 WIB
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln. Foto diambil pada Januari 2012. AFP PHOTO / US NAVYKapal Induk AS USS Abraham Lincoln. Foto diambil pada Januari 2012.

TEHERAN, KOMPAS.com - Politisi Iran Alaeddin Boroujerdi mengklaim kekuatan militer negaranya setara dengan Amerika Serikat ( AS) dalam wawancara yang disiarkan Minggu (5/5/2019).

Boroujerdi yang pernah menjabat sebagai wakil menteri luar negeri mengomentari pernyataan Penasihat Keamanan AS John Bolton bahwa Washington mengirim satuan tempur.

Kapal induk USS Abraham Lincoln dan pesawat pembom taktis bakal dikerahkan ke Teluk Persia sebagai bentuk "pesan" bahwa AS siap membalas jika Iran menyerang sekutu mereka.

Baca juga: Kirim Pesan untuk Iran, AS Berangkatkan Kapal Induk ke Timur Tengah

Kepada Tehran Times via Newsweek Senin (6/5/2019), Boroujerdi mengatakan pengerahan kapal induk itu merupakan bukti Washington mengakui kemampuan militer mereka.

Dia berkoar bahwa Teheran mendapatkan kemenangan dalam Perang Iran-irak (1980-1988) meski negara Barat saat itu memberikan dukungan kepada Irak.

"Kami telah mendapatkan banyak hal. Jika kapal induk AS berbuat kesalahan, bisa kami tenggelamkan menggunakan rudal jelajah presisi kami," tegas dia.

Dia melanjutkan, mengajak perang dengan Iran sama seperti bermain dengan api. "Semuanya bakal terbakar. Tidak hanya Iran saja," lanjut Boroujerdi.

Dalam pernyataannya, Bolton menuturkan keputusan mengirim tim tempur kapal induk USS Abraham Lincoln merupakan respon atas sejumlah indikasi yang meresahkan.

"Kami memberi pesan tegas jika Iran menyerang kepentingan AS maupun sekutunya, maka dia akan menghadapi serangan berkelanjutan," ancam Bolton.

Analis mengungkapkan pengiriman kapal induk itu merupakan kegiatan rutin. Namun nada Bolton menyiratkan AS berkeinginan untuk menampilkan kekuatan penuhnya kepada Iran.

Presiden Dewan Nasional Iran Amerika Jamal Abdi berkata, Bolton adalah politis cerdas yang bisa memanipulasi sistem birokrasi lebih baik dari pemerintahan Presiden Donald Trump yang lain.

Dia memutar pengerahan yang sifatnya rutin menjadi bentuk provokasi kepada Iran. "Kami sekali lagi melihat Bolton beroritentasi untuk bersiap perang," katanya.

Sementara pendiri sekaligus Ketua Geopolitical Futures George Friedman menjelaskan Washington hanya membalas serangkaian provokasi yang dilakukan Iran.

Dia mencontohkan roket yang ditembakkan Hamas ke wilayah Israel adalah Iran. Kemudian ketegangan di Lebanon. Karena itu, AS berusaha mengurangi tensi dengan menekan balik Iran.

Sejak menjabat pada 2017, Trump sudah menampilkan sikap keras kepada Teheran. Di antaranya pada Mei tahun lalu, dia menarik diri dari perjanjian nuklir 2015.

Trump juga bekerja sama dengan Israel serta Arab Saudi yang selama ini dianggap sebagai rival utama Iran di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Iran Ingin Berteman dengan Rival Beratnya Arab Saudi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X