Partai Erdogan Protes, KPU Turki Perintahkan Pemilu Ulang di Istanbul

Kompas.com - 07/05/2019, 06:28 WIB
Kandidat wali kota Istanbul dari kubu oposisi CHP, Ekrem Imamoglu disambut ribuan pendukungnya saat mengunjungi makam pendiri Turki, Mustafa Kemal Ataturk, Selasa (2/4/2019). Imamoglu mengklaim kemenangan di Istanbul meski partai berkuasa AKP masih mempermasalahkan hasil pemilu lokal. AFP/ADEM ALTANKandidat wali kota Istanbul dari kubu oposisi CHP, Ekrem Imamoglu disambut ribuan pendukungnya saat mengunjungi makam pendiri Turki, Mustafa Kemal Ataturk, Selasa (2/4/2019). Imamoglu mengklaim kemenangan di Istanbul meski partai berkuasa AKP masih mempermasalahkan hasil pemilu lokal.

ISTANBUL, KOMPAS.com - Badan tertinggi penyelenggara pemilu Turki dilaporkan memerintahkan diadakan pemilu ulang di Istanbul yang dimenangkan oleh oposisi.

Diberitakan media pemerintah via AFP Senin (6/5/2019), perintah itu muncul setelah partai yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan mengajukan protes.

Pemenang pemilu wali kota Istanbul yang merupakan andalan oposisi Partai Rakyat Republik (CHP) Ekrem Imamoglu menyebut keputusan itu merupakan "pengkhianatan".

Baca juga: Sebut Ada Korupsi, Erdogan Ingin Pemilu Ulang di Istanbul


Dia pun berjanji bakal memberi perlawanan. "Mereka berusaha merampas kemenangan kami. Kecewa iya, tapi kami tak pernah putus harapan," kata Imamoglu.

Imamoglu mengalahkan kandidat Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang dipimpin Erdogan dalam pemilu 31 Maret lalu untuk mengambil kendali di kota terbesar Turki.

Hasil itu merupakan kekalahan mengejutkan bagi AKP yang menguasai Istanbul selama 25 tahun terakhir. Terutama Erdogan yang pernah menjadi wali kota di sana.

AKP menyatakan mereka menolak hasil pemilu dengan menuduh ada "kecurangan dan korupsi" di mana Imamoglu menang setelah meraup 13.000 suara setelah terjadi penghitungan ulang.

Kemenangan di Istanbul sangatlah penting karena kota berpopulasi 16 juta jiwa itu merupakan mesin ekonomi sekaligus mengontrol sebagian besar anggara publik di Turki.

Erdogan pernah mengatakan memenangkan Istanbul sama seperti menang di seluruh Turki. Kekalahan di sana termasuk di ibu kota Ankara merupakan imbas dari adanya penurunan ekonomi.

CHP yang sebelumnya menyebut Erdogan sebagai "pecundang buruk" langsung menggelar pertemuan darurat setelah KPU Turki memerintahkan pemilu ulang.

Wakil ketua partai Onursal Adiguzel yang merupakan anggota dewan nasional dari Istanbul menuturkan partai penguasa mengabaikan nilai demokrasi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X