Kompas.com - 06/05/2019, 12:49 WIB

Israel mengklaim serangan udara mereka membunuh seorang komandan Hamas yang disebut terlibat dalam bagian mengirim dana yang dikirim Iran ke kelompok mereka.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh melalui keterangan tertulis yang dirilis Minggu malam (5/5/2019) mengutarakan bahwa kelompok mereka tidak tertarik akan perang.

Baca juga: Diserang 600 Roket dari Gaza, Israel Bakal Terus Menyerbu

Haniyeh menjelaskan dia siap untuk memadamkan situasi jika Israel menghentikan serangan serta memulai menerapkan pemahaman tentang martabat kehidupan mereka.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bereaksi atas konflik itu dengan menyebut mereka yang ada di Gaza sebagai teroris, dan menuturkan Israel sebagai kubu yang diserang.

"Kami mendukung 100 persen langkah Israel yang melindungi warganya," kata Trump seraya meminta kepada warga Gaza untuk menghentikan serangan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pun sependapat dengan Trump dengan mengatakan Israel berhak melakukan apapun untuk melindungi warganya seraya berharap gencatan senjata berdampak positif.

Sementara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mendesak agar serangan roket dari Gaza dihentikan dan mendukung langkah gencatan senjata.

Baca juga: Gedung Kantor Berita Turki di Gaza Dibom Israel, Erdogan Meradang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Sky News,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.