Biografi Tokoh Dunia: Hosni Mubarak, Presiden Terlama Mesir

Kompas.com - 06/05/2019, 11:11 WIB
Presiden Mesir periode 1981 hingga 2011, Hosni Mubarak. AFP/STR/MONA SHARAFPresiden Mesir periode 1981 hingga 2011, Hosni Mubarak.

KOMPAS.com - Muhammad Hosni Said Mubarak atau yang lebih dikenal dengan Hosni Mubarak, merupakan perwira militer dan politisi yang menjabat sebagai presiden Mesir selama hampir 30 tahun.

Hosni Mubarak diangkat sebagai presiden Mesir pada Oktober 1981 hingga Februari 2011, setelah didesak untuk mundur melalui aksi demonstrasi selama 18 hari.

Hosni Mubarak lahir pada 4 Mei 1928 di Al Minufiyyah, Mesir, di Delta Sungai Nil. Dia menempuh pendidikan di akademi militer sebelum bergabung dengan akademi angkatan udara.

Karier Militer

Setelah merampungkan pendidikan di akademi militer di Kairo pada 1949, Hosni melanjutkan ke akademi angkatan udara di Bilbeis setahun kemudian.

Dia juga sempat menjalani pelatihan penerbangan lanjutan serta menerbangkan pesawat pembom di Uni Soviet.

Setelah kembali ke Mesir, Hosni memegang posisi komando angkatan udara dan menjadi direktur akademi udara pada 1966 hingga 1969.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Madame Tussaud, Pencipta Patung Lilin

Pada 1972, Presiden Anwar Sadat menunjuk Hosni Mubarak sebagai komandan kepala angkatan udara. Dia pun membuktikan kemampuannya dengan menunjukkan keberhasilan kinerja angkatan udara Mesir dalam masa-masa awal perang dengan Israel pada Oktober 1973.

Pada 1974, Hosni Mubarak dipromosikan menjadi perwira tinggi angkatan udara dan setahun kemudian, Presiden Sadat menunjuknya menjadi wakil presiden.

Selama menjabat sebagai wakil presiden, Hosni Mubarak aktif dalam negosiasi pembahasan kebijakan Timur Tengah dan Arab. Dia juga menjabat sebagai mediator utama dalam perselisihan antara Maroko, Aljazair, dan Mauritania atas wilayah Sahara Barat.

Menjabat sebagai Presiden

Pada 6 Oktober 1981, Presiden Anwar Sadat tewas dibunuh oleh sekelompok tentara yang dipimpin seorang letnan, saat peringatan dimulainya perang Mesir-Israel.

Hosni Mubarak yang turut terluka dalam misi pembunuhan itu diangkat menjadi presiden delapan hari berselang.

Selama tahun-tahun awalnya menjabat sebagai presiden, Hosni Mubarak berhasil meningkatkan hubungan dengan negara-negara Arab lainnya. Dia juga menurunkan ketegangan dengan Israel, terutama pascainvasi Israel ke Lebanon pada 1982.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Walker, Penemu Korek Api

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X