Terjadi Konflik di Gaza, Trump Dukung Israel 100 Persen

Kompas.com - 06/05/2019, 10:37 WIB
Ledakan terlihat di antara bangunan selama serangan udara Israel di Kota Gaza pada Sabtu (4/5/2019). (AFP/Mahmud Hams)
MAHMUD HAMSLedakan terlihat di antara bangunan selama serangan udara Israel di Kota Gaza pada Sabtu (4/5/2019). (AFP/Mahmud Hams)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dukungannya secara penuh terhadap aksi Israel yang menyerang Jalur Gaza.

"Sekali lagi, Israel menghadapi gelombang serangan roket oleh grup teroris Hamas dan Islamic Jihad. Kami mendukung Israel 100 persen untuk menlindungi warganya," kata Trump di Twitter.

Baca juga: Diserang 600 Roket dari Gaza, Israel Bakal Terus Menyerbu

"Kepada rakyat Gaza, aksi teroris ini tak akan memberikan apapun kepada kalian. AKHIRI kekerasan ini dan bekerjasamalah. Itu bisa terjasi," ujar Trump dikutip AFP Senin (6/5/2019).


Pesan presiden 72 tahun itu muncul di tengah konflik Gaza yang memanas sejak perang 2014, di mana 19 warga Palestina dan empat orang Israel terbunuh.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan di antara korban tewas terdapat ibu hamil dam bayi berusia empat bulan. Militer Islamic menolak berkomentar atas klaim itu.

Sementara sembilan lainnya dilaporkan merupakan milisi yang tergabung dengan Hamas maupun Islamic Jihad yang berafiliasi dengan kelompok itu.

Di sisi Israel, tiga di antara empat korban tewas merupakan warganya. Dengan Tel Aviv tak menyatakan identitas maupun kewarganegaraan korban keempat.

Israel melakukan serangan udara yang menargetkan markas keamanan setelah milisi Gaza menembakkan 600 roket sejak Sabtu pekan lalu (4/5/2019).

Pemerintahan Trump dikenal sangat dekat dengan sayap kanan Israel. Penasihat sekaligus menantunya jared Kushner sudah mempunyai rancangan perdamaian Timur Tengah.

Namun dalam rencana itu, Kushner disebut menarik diri dari solusi dua negara yang selama ini didengungkan, dan memilih menerima Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Para pemimpin Israel sudah menyatakan tidak akan meneriam tawaran mediasi apapun dari Trump yang dianggap begitu memihak Israel melalui serangkaian keputusan kontroversialnya.

Israel sudah lama menginginkan Kota Suci Yerusalem sebagai ibu kota mereka. Namun Palestina berharap bisa mendapat Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka.

Baca juga: Gedung Kantor Berita Turki di Gaza Dibom Israel, Erdogan Meradang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X