Hari Kedua Penobatan Raja Thailand, Tandu Emas dan Jubah Berlian

Kompas.com - 05/05/2019, 19:34 WIB
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dibawa melewati jalanan Bangkok dalam prosesi kerajaan hari kedua, Minggu (5/5/2019). (AFP/MANAN VATSYAYANA) Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dibawa melewati jalanan Bangkok dalam prosesi kerajaan hari kedua, Minggu (5/5/2019). (AFP/MANAN VATSYAYANA)

BANGKOK, KOMPAS.com - Setelah menempatkan mahkota emas seberat 7,3 kg pada penobatan hari pertama, Sabtu (4/5/2019), kini Raja Thailand Maha Vajiralongkorn prosesi memasuki hari kedua.

Pada Minggu (5/5/2019), raja diangkat dengan tandu berlapis emas melalui jalanan di Bangkok. Rakyat yang menanti kedatangannya akhirnya menyaksikan sekilas raja bergelar Rama X dari dinasti Chakri.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, Vajiralongkorn mengenakan jubah berhiaskan berlian dan topi bertepi lebar dengan bulu berwarna putih.

Baca juga: Pakai Mahkota Emas 7,3 Kg, Berapa Biaya Penobatan Raja Thailand?

Dia melewati jalanan sepanjang 7 km sehingga rakyat bisa melihat langsung untuk pertama kalinya.

Sang raja dinobatkan dua tahun setelah naik takhta, tepatnya setelah kematian ayahnya, Bhumibol Adulyadej.

Perarakan itu dimulai pada pukul 17.00 waktu setempat di Grand Palace, Bangkok. Terompet dibunyikan dan tentara meneriakkn perintah.

Meriam penghormatan sebanyak 21 kali pun ditembakkan. Sementara, warga Thailan terlihat mengenakan pakaian berwarna kuning, warna kerajaan.

Suhu yang panas hingga mencapai 36 derajat Celcius mengharuskan mereka membawa topi dan payung.

"Mungkin ini adalah kesempatan pertama dan terakhir saya melihat ini," kata Nattriya Siripattana.

Sebagai informasi, penobatan Raja Vajiralongkorn merupakan yang pertama setelah 69 tahun.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X